SIMON SAYS

SIMON SAYS

  • WpView
    Reads 2,795
  • WpVote
    Votes 321
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 5, 2025
Elano Putra Adhitama, adalah mimpi buruk yang paling Calla tidak prediksi kedatangannya dan Calla benci kehadirannya. "Let's play a game called Simon Says. If you fail, you lose." "Simon says, whoever falls in love first will lose." Seharusnya, di detik itu Calla menolak, namun nyatanya ego gadis itu melebihi tinggi badannya. Tanpa memikirkan konsekuensi atas tindakannya Calla menerima permainan itu, "Sounds good. Don't expect me to lose, because in the end, you'll be the first to regret this stupid game."
All Rights Reserved
#233
fatqeel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit & Bintang [END]
  • Le Mien Seul [End]
  • Leona[Hiatus]
  • HAIKAL And Secret Romance
  • TRAP!
  • Dear My big Bro • On going
  • BAD BOY AND CEGIL
  • Cinta yang Tak Akan Terpisahkan
  • EVERYTHING HAS CHANGE
  • Sejarah Kita

"Kita yang berbeda." untuk yang pertama kalinya, dia menyukai perempuan yang bisa membuat hatinya terpikat. dia bukan seperti perempuan pada umumnya, dia hanyalah dia yang hanya bisa menjadi dirinya sendiri, dan untuk yang pertama kalinya seorang anak Bad Boy di SMA Nusantara yang bernama Keano Pradikta Syahreza jatuh hati pada perempuan yang bernama Calandra Alecia. "untuk elo yang berdiri dibarisan paling belakang, gue mau bilang sesuatu sama lo." ucap Dikta. semua murid yang sedang berada ditengah lapangan langsung menengok kearah barisan yang paling belakang, sama halnya dengan Kala yang sedang menengok kearah barisan paling belakang. "elo yang nengok, perempuan yang berambut pendek dan pakai kacamata." Kala menunjuk dirinya sendiri. "gue?" Dikta mengangguk. "iya, elo." "kenapa?" teriak Kala. "gue mau bilang kalau elo......cantik." ucap Dikta dengan senyum manisnya. seisi lapangan menjadi riuh saat mendengar ucapan Dikta untuk Kala. apakah mereka yang berbeda akan selalu bersama? Start : 22 Maret 2019 Finish : 31 Desember 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines