The Wrong Start || ASAHI WINTER

The Wrong Start || ASAHI WINTER

  • WpView
    MGA BUMASA 180
  • WpVote
    Mga Boto 24
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Jul 23, 2024
WpInfo
Fanfic
TREASURE
"Sel, kayaknya nggak ada jalan lagi untuk hubungan kita," dia menggantungkan ucapannya. "Kita, udah seenggak bisa itu, Sel." Lalu gue melihat air mata yang menetes dari pelupuk matanya. [] Jika memang ini awal yang buruk apakah kita bisa mengakhiri-nya dengan baik? Dua tahun, selama itu mereka menjalin hubungan, selama ini tidak ada masalah yang mengharuskan mereka untuk berpisah. Tapi, kenyataanya salah satu dari mereka berdua mengetahui tentang rahasia masa lalu orangtua keduanya yang menjadikan mereka berdua terpaksa untuk berpisah. Menetap dan menahan rasa sakit atau berpisah untuk melegakan hati?
All Rights Reserved
#175
winter
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • kita dan waktu. [End]
  • Twins Different ( End )
  • ALVIVA (END)
  • Kita Yang Tersisa
  • Dilema [COMPLETED]
  • Byanfa (END)
  • Ex or New? [REVISI]

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman