Story cover for Miracle by bubbleflyss
Miracle
  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jul 18, 2024
Kehadirannya kembali memberi warna di akhirr cerita yang awalnya hanya terhias hitam dan putih biasa. 

Erzhanio, adalah sebuah keajaiban yang sangat berharga bagi kedua kakaknya. Kelahirannya, adalah hari dimana banyak pasang mata memandangnya dengan banyak cinta. 

Erzhanio, you are a miracle that we are always grateful for in any form!
All Rights Reserved
Sign up to add Miracle to your library and receive updates
or
#8maheza
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Blueprint Pelarian Villain cover
GRAVARENZO cover
ATLANTIS 2: PANGLIMA cover
MARKHYUCK ONESHOOT  cover
RETAK: Sisi Lain Galen [END] cover
Toilet Kost 21+ cover
Protagonis E'x Girlfriend  cover
Sister's Of Antagonis [ MASIH REVISI ] cover
EVANESCENT  cover
The Time cover

Blueprint Pelarian Villain

35 parts Ongoing

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-