LAUT BERJANJI

LAUT BERJANJI

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 16, 2024
[sinopsis] 01-10-24. jangan pernah percaya kepada siapa pun termasuk keluarga, karna mereka bisa menjadi senjata api yang berbahaya. << Kisah ini merupakan alur cerita yang melenceng, tidak jelas dan beralur abu-abu yang membuat kalian bingung, frustasi, atau pun malas untuk membaca nya kembali. bagaimana masih penasaran? ini merupakan kisah seorang gadis yang sering di anggap memiliki paras wajah yang biasa saja. Dan menjadi bahan cemoohan para murid di sekolahnya, selain itu keluarga nya pun turut menyiksanya. Memasuki masa SMA bagi kebanyakan siswa akan merasakan yang namanya falling in love bukan? namun bagi dirinya itu justru merupakan sebuah petaka yang membuatnya buta akan cinta. Hingga membuatnya merenggut nyawa. Namun ia masih di beri kesempatan ke-2 kalinya untuk merubah semua kisah kelamnya. Dengan menepati tubuh seorang gadis yang ia sendiri tidak tahu siapa gadis yang kini tubuhnya telah ia tempati? akan kah ia dapat merubah semua kisah nya? Ataukah ia akan mati mengenaskan untuk ke-2 kalinya...?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • DOUBLE SARA
  • The Secret Of Old School
  • Hanya Aku (ED)
  • ROAD TO RUIN
  • RAIHAN
  • TROUBLE COUPLE (End)

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines