Kos Mentari

Kos Mentari

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 21, 2024
WpInfo
Fanfic
Stray Kids
Ryuna, gadis 18 tahun, yang telah ditinggal sendirian oleh orangtuanya menghadap Tuhan yang Maha Esa, bersama rumah besar peninggalan mereka semakin membuatnya merasa kesepian. Maka dari itu dirinya memutuskan untuk merubah rumah peninggalan tersebut menjadi kos-kosan yang ia beri nama 'Kos Mentari'. Lalu bagaimana keseharian Ryuna setelah merubah rumahnya menjadi kos-kosan?
All Rights Reserved
#536
dailylife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • COASS COOPERATE 5.0 (The Final)
  • Kosan KWANGYA
  • OLDER CRUSH!
  • The Chaos We Call Home | Hearts2Hearts ♡
  • A Thousand Years [Pierre Tendean Fanfic]
  • Roommate [complete]
  • Constellations From The Room
  • DREAM HOUSE
  • HIDDEN - Pangeran Sekolah [SELESAI]✔

"Inilah akhir kisah kami. Semoga masing-masing dari kami dapat menjadi dokter yang penuh tanggungjawab dan loyalitas yang baik. Dari kami para koass, dengan ini, kami pamit undur diri." Dua stase minor tersisa di penghujung jalan. Anestesi dan Terapi Intensif. Forensik dan Medikolegal. Waktu tinggal sedikit lagi. UKMPPD di depan mata. Namun apa yang lebih berat dari UKMPPD? Ya, segala lika-liku tajam terjalnya kisah hidup mereka. Rasanya tidak adil jika hanya koass yang mengisi kisah. Nah, biar kupanggilan para residen dari 8 PPDS berbeda, juga para dokter internship yang masih terjebak dalam polemik mereka sendiri. "Status dramaticus. Dari kami si tukang mengeluh yang kelak akan merindukan apa dan bagaimana itu koass. Hanya merindukan, tidak dengan mengulang." Note Semua watak, karakter, maupun tokoh dalam cerita ini sama sekali tidak berhubungan dengan kehidupan idol di dunia nyata. Semua yang terjadi dan ada di sini hanya bersifat fiksional belaka. WARNING: Mengandung pembahasan mengenai mental illness, suicidal thoughts, suicidal behavior, selfharm, toxic family, toxic relationship, etc. READ AT YOUR OWN RISK

More details
WpActionLinkContent Guidelines