Story cover for JAMUR by LynnStraAura
JAMUR
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 19, 2024
"Tidak! Gerombolan Enoki dibawa manusia!" teriak salah satu jamur.

"Tiram! tidak! Jangan bawa Tiram manusia sialan! Kembalikan Tiram!" seru Amanita.

Tetapi apa yang bisa diperbuat?

"Kembalikan Merang!" teriak jamur lain.

Peckii menangis histeris saat menyaksikan bagaimana teman-teman dicabut, sudah nasib beberapa jamur diambil oleh manusia. Betapa kejamnya manusia tidak berperikejamuran. mereka hanya bisa pasrah dan meratapi kepergian teman-temannya.

"Shiitake, Shimeji dan Matsutake juga diambil," parau Rupta.

Amanita sudah tak bisa menahan isakannya saat tau akan hal itu.
All Rights Reserved
Sign up to add JAMUR to your library and receive updates
or
#44jamur
Content Guidelines
You may also like
Not Your Boyfriend (NH) ✓ by Laceena
51 parts Complete Mature
Di kantin yang kebetulan sepi pengunjung, tiga mahasiswi tingkat satu tengah bersantai ditemani tiga cup milkshake dan tiga bungkus keripik. Mereka dikenal sebagai vampir-vampir manis. Ada alasan di balik gelar itu, selain kulit halus nan putih, ketiganya punya rambut hitam yang indah. Tergerai panjang sampai ke pinggang. Tidak banyak bicara, mereka masih kelihatan memesona walau tidak mengenakan riasan wajah. Grub mereka diisi Uchiha Sasuki, Hyuuga Nejiko dan Shimura Saiame. Idola baru di kampus Tokyo, faktanya kesederhanaan tak menghalangi daya tarik seseorang. Tiba di kantin, tepatnya di meja tiga vampir manis berkumpul, para iblis cantik seketika membaur di sela-sela mereka. Tak sungkan Ino merebut milkshake milik Saiame dan menyeruputnya. Sementara tiada seorang pun dari junior itu menyela tindakan mereka. "Siapa namamu? Maaf, aku lupa." "Kenapa kakak mengganggu kami?" "Ini, aku menghabiskan minumanmu. Terima kasih ya, Ame." Kini Ino melipat kedua lengannya di permukaan meja, sembari mengamati saingannya dengan senyum mencurigakan. "Tujuanku ke sini adalah untuk mengajak kalian bertarung secara sehat." "Bertarung untuk apa? Kami tidak berminat terhadap rencanamu," celetuk Sasuki. "Tinggalkan kami dan jangan mengusik kami lagi." "Tidak usah sok polos begitu. Kami tahu kalian juga mengincar pangeran kampus 'kan?" "Siapa?!" "Pangeran kampus--" kata Sakura dengan pongahnya. "Naruto, Kiba dan Shikamaru. Kalian mengenali mereka sekarang?!"
DERSIK  by Lllghali127
9 parts Complete
"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰
You may also like
Slide 1 of 9
Not Your Boyfriend (NH) ✓ cover
Teman Lama (Empat) cover
OLDER CRUSH! cover
Petualangan Vampire-Vampire Cantik (Selesai) cover
A Theard🪡 (糸) [IDOLISH7,TRIGGER]  cover
Alam Byantara cover
Hutan Terlarang [END] cover
DERSIK  cover
Sweet Holiday cover

Not Your Boyfriend (NH) ✓

51 parts Complete Mature

Di kantin yang kebetulan sepi pengunjung, tiga mahasiswi tingkat satu tengah bersantai ditemani tiga cup milkshake dan tiga bungkus keripik. Mereka dikenal sebagai vampir-vampir manis. Ada alasan di balik gelar itu, selain kulit halus nan putih, ketiganya punya rambut hitam yang indah. Tergerai panjang sampai ke pinggang. Tidak banyak bicara, mereka masih kelihatan memesona walau tidak mengenakan riasan wajah. Grub mereka diisi Uchiha Sasuki, Hyuuga Nejiko dan Shimura Saiame. Idola baru di kampus Tokyo, faktanya kesederhanaan tak menghalangi daya tarik seseorang. Tiba di kantin, tepatnya di meja tiga vampir manis berkumpul, para iblis cantik seketika membaur di sela-sela mereka. Tak sungkan Ino merebut milkshake milik Saiame dan menyeruputnya. Sementara tiada seorang pun dari junior itu menyela tindakan mereka. "Siapa namamu? Maaf, aku lupa." "Kenapa kakak mengganggu kami?" "Ini, aku menghabiskan minumanmu. Terima kasih ya, Ame." Kini Ino melipat kedua lengannya di permukaan meja, sembari mengamati saingannya dengan senyum mencurigakan. "Tujuanku ke sini adalah untuk mengajak kalian bertarung secara sehat." "Bertarung untuk apa? Kami tidak berminat terhadap rencanamu," celetuk Sasuki. "Tinggalkan kami dan jangan mengusik kami lagi." "Tidak usah sok polos begitu. Kami tahu kalian juga mengincar pangeran kampus 'kan?" "Siapa?!" "Pangeran kampus--" kata Sakura dengan pongahnya. "Naruto, Kiba dan Shikamaru. Kalian mengenali mereka sekarang?!"