JAMUR
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 20, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Tidak! Gerombolan Enoki dibawa manusia!" teriak salah satu jamur. "Tiram! tidak! Jangan bawa Tiram manusia sialan! Kembalikan Tiram!" seru Amanita. Tetapi apa yang bisa diperbuat? "Kembalikan Merang!" teriak jamur lain. Peckii menangis histeris saat menyaksikan bagaimana teman-teman dicabut, sudah nasib beberapa jamur diambil oleh manusia. Betapa kejamnya manusia tidak berperikejamuran. mereka hanya bisa pasrah dan meratapi kepergian teman-temannya. "Shiitake, Shimeji dan Matsutake juga diambil," parau Rupta. Amanita sudah tak bisa menahan isakannya saat tau akan hal itu.
All Rights Reserved
#37
jamur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Not Your Boyfriend (NH) ✓
  • A Theard🪡 (糸) [IDOLISH7,TRIGGER]
  • Petualangan Vampire-Vampire Cantik (Selesai)
  • I Don't Hate You, Hinata-chan |End
  • Aku Ingin Bercerita
  • Naruto : Legendary Of The Leaf
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • TEARS ✔️
  • Buana Bumantara | J-Line Treasure

Di kantin yang kebetulan sepi pengunjung, tiga mahasiswi tingkat satu tengah bersantai ditemani tiga cup milkshake dan tiga bungkus keripik. Mereka dikenal sebagai vampir-vampir manis. Ada alasan di balik gelar itu, selain kulit halus nan putih, ketiganya punya rambut hitam yang indah. Tergerai panjang sampai ke pinggang. Tidak banyak bicara, mereka masih kelihatan memesona walau tidak mengenakan riasan wajah. Grub mereka diisi Uchiha Sasuki, Hyuuga Nejiko dan Shimura Saiame. Idola baru di kampus Tokyo, faktanya kesederhanaan tak menghalangi daya tarik seseorang. Tiba di kantin, tepatnya di meja tiga vampir manis berkumpul, para iblis cantik seketika membaur di sela-sela mereka. Tak sungkan Ino merebut milkshake milik Saiame dan menyeruputnya. Sementara tiada seorang pun dari junior itu menyela tindakan mereka. "Siapa namamu? Maaf, aku lupa." "Kenapa kakak mengganggu kami?" "Ini, aku menghabiskan minumanmu. Terima kasih ya, Ame." Kini Ino melipat kedua lengannya di permukaan meja, sembari mengamati saingannya dengan senyum mencurigakan. "Tujuanku ke sini adalah untuk mengajak kalian bertarung secara sehat." "Bertarung untuk apa? Kami tidak berminat terhadap rencanamu," celetuk Sasuki. "Tinggalkan kami dan jangan mengusik kami lagi." "Tidak usah sok polos begitu. Kami tahu kalian juga mengincar pangeran kampus 'kan?" "Siapa?!" "Pangeran kampus--" kata Sakura dengan pongahnya. "Naruto, Kiba dan Shikamaru. Kalian mengenali mereka sekarang?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines