Bumi aksara untuk sang pendengar

Bumi aksara untuk sang pendengar

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 25, 2024
di sini hanya berisikan puisi. hanya puisi singkat untuk hiburan. Puisi ini murni milik aku ya, tampa tiruan! Aku buat ini semua hanya untuk kesenangan aku dan pelaraian sebagai perantara perasaanku. Jadi yang mau komen selaga macam yang tidak mengenakkan mohon ditelan lagi kata-katanya. Tapi siapapun yang mau kasih saran bisa aja selagi tidak menyinggung. Itu berarti buat aku agar sebagai pengalaman. Karya di tandai dengan nama/Penulis:Rinai Asa atau biasa disingkat R.A Itu nama khususku di setiap aku nulis puisi. Beda lagi kalau di wattpad ya, so jangan tanya atau pertanyakan lagi penulisnya. ---------------- #1 in cipta puisi [2024]
All Rights Reserved
#516
aksara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Ungkapan Rasa
  • Evesha The little Sun
  • Suara Asa: Nolisa
  • No Time To Die
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • Aksara Tak Bertuan
  • Renjana
  • To Be Antagonis
  • Different [END]

Highest rank #1 berpuisi (11/06/2022) #1 pecintasastra (10/06/2020) #1 wattpadpoetry (07/06/2020) #1 puisiindonesia (08/06/2022) #3 sajak (08/06/2022) #4 poetry (11/06/2022) #4 sastraindonesia (09/10/2020) #5 syair (08/06/2022) #6 favorit (10/06/2020) #6 asa (14/10/2020) #6 quote (11/06/2022) #6 nonfiction (11/06/2022) #35 puisi (20/11/2020) #80 nonfiksi (11/06/2022) #341 indonesiamembaca (07/10/2024) "Kenapa?" Aku hanya menggeleng. Seketika burung-burung yang terbang, awan yang terseret angin, serta dedaunan yang jatuh seakan berhenti. Kamu tersenyum, "kita." "Kita." Mungkin aku hanya berharap kata itu tidak sekadar menjadi harapan, tapi menjadi kenyataan. Masih. Kisah kita belum berakhir. *** Sekumpulan puisi dan sastra yang lagi-lagi membahas kisah romansa nan klasik. Biarlah kisah kita menjadi ceritanya tersendiri. Sebab dalam romansa kita menemukan rasa. Dan dalam rasa, kita menemukan asa-asa yang mencari peraduannya. Seri Dua dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines