Dia Adalah Hisyamsya

Dia Adalah Hisyamsya

  • WpView
    GELESEN 7,255
  • WpVote
    Stimmen 497
  • WpPart
    Teile 16
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Nov. 3, 2025
Zayyan Hisyamsya Al-Khari, anak Kedua dari Gus Azzam dan Zeraya. dikenal dengan nama Zayyan di sekolahnya dan dikenal sebagai Hisyam di area pesantren. siapa yang tidak kenal dengan Hisyam putra kedua Gus Azzam yang banyak dikenal sebagai lelaki yang baik dan bisa menjadi penerus pesantren. "Saya mengejarnya seperti Bintang dilangit malam, namun saya juga bisa jatuh seperti Bintang jatuh. seperti itulah iman manusia yang terus di uji oleh Allah, jika bukan iman yang kita jaga bagaimana kita menjaga yang lain?" ~Zayyan Hisyamsya Al-Khari~ Cerita ini dibuat 100% dari Authornya⚠️⚠️ dilarang Copy karya!! Happy Reading🌻 Start: 21 Juli 2024 Finish: -
Alle Rechte vorbehalten
#38
hisyam
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien