Story cover for AUTHOR Diary by Luyuelizkriss653
AUTHOR Diary
  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Jul 20, 2024
Mature
"Nu - uh, i madesu, mager desu" 

Ram yang setiap harinya di penuhi dengan uji kesabaran terhadap temannya Miky. Bukan hanya lelaki itu, ada juga skripsi nya yang belum selesai, permintaan dari teman jurusan sastra untuk mengirimi cerita yang di buat Miky, dosen nya yang terus membuatnya kesusahan dan lain lain. 

"Kalau begini terus aku pengen di kubur hidup hidup sumpah" dia mengusap wajah lelah nya itu. 

oh iya...kenapa dia merasa ada yang kurang ya..?


*No copy copy
*Cover dari pinterest, di esit di canva
*beberapa kisah berasal dari dunia nyata, BEBERAPA
All Rights Reserved
Sign up to add AUTHOR Diary to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
「 Our Life 」 cover
Yes, That's Love cover
You're Rude [ COMPLETED ] cover
Kapan Aku Seperti Mereka? cover
NOBODY'S WEAK || -Trying to Stop - [✓] cover
Saranjana [END]  cover
ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT] cover
My OSIS Boyfriend✔ cover
Me and Sudden Proposal  cover
You and i (LenXMiku) cover

「 Our Life 」

7 parts Ongoing

"Janji ada untuk di tepati." "Permasalahan ada untuk menjadi misi kita, dan kita... harus segera menyelesaikannya. Tentu, dengan cara yang baik." - - - - - - - - - - Mereka berenam adalah sahabat masa kecil, yang mana saat itu hampir setiap waktu mereka habiskan bersama sama, untuk bermain bahkan berpetualang dan berburu serangga. Hingga akhirnya di suatu sore saat hendak pulang, mereka membuat sebuah janji dengan kekanak kanakannya. Sembari menanamkan harapan tersebesar mereka. Yaitu, mewujudkan janji itu bersama-sama suatu saat nanti. Tetapi semua nya tidak berjalan seperti apa yang mereka harapkan. Seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan, jarak di antara mereka pun mulai terlihat, dan perlahan mereka mulai menginjak 'waktu' yang saat kecil paling mereka hindari. Dan kini, kata 'asing' telah menjadi status hubungan mereka berenam. Walaupun begitu, 'janji' yang sudah mereka anggap konyol itu tidak pernah benar-benar mau hilang dari benak mereka. ... ... ... Apakah... mereka bisa kembali, dan mewujudkan 'janji' itu bersama-sama? Persis seperti diri mereka yang dulu harapkan? - Our Life -