Story cover for semenTARA by piwaayyaa
semenTARA
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jul 20, 2024
Aku sebenarnya benci dengan kesepian dan kesendirian. Aku juga ingin seperti mereka, setidaknya aku memiliki teman? Mustahil sebenarnya, akupun tak tau kenapa mereka begitu membenciku. Ntah karena tak terbiasa untuk bersosialisasi, aku tak bisa bergaul dengan orang lain yang ada di sekitaran rumah. Sehingga mereka menganggap kalau aku ini sombong. Hey aku tidak sombong, sudah ku beritahu aku juga ingin seperti kalian. Aku berharap tuhan memberi ku seorang teman meski hanya sementara.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add semenTARA to your library and receive updates
or
#226tara
Content Guidelines
You may also like
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri by ceritadariawan28
4 parts Ongoing Mature
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
You may also like
Slide 1 of 9
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
Problem [REVISI] cover
Let Me Love You Longer cover
I Promise You But Not cover
(1) HIM ✔ cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
Double Trouble: Kacau, Tapi Romantis cover
The Fate Of My Life (END)  cover
Berharap Denganmu  cover

Forever Alone (Sudah Terbit)

33 parts Complete

"Kalo seandainya gue pergi ninggalin lo dan dunia ini, apa yang akan lo lakuin?" "Gue gak bakalan lakuin apapun. Jika itu takdir Tuhan gue gak bakalan bisa mencegahnya. Sekalipun gue janji buat bahagiain lo." "Hmmm..." "Hahaha.... Ternyata hidup sesimple itu. Apa yang baik selalu pergi tanpa diminta." "Gue boleh minta satu hal gak dari lo?" "Apapun itu." "Jika gue pergi lo harus janji jangan nangis, jangan sedih, dan lupain gue. Buat hidup lo bahagia tanpa adanya gue." "Akan gue coba. Gue boleh minta satu hal juga dari lo?" "Yah.." "Jangan lupain gue. Dan katakan pada diri lo sendiri kalo lo gak bakalan pernah pergi dari gue apapun yang terjadi. Karena gue yakin seberapa besarpun usaha gue buat lupain lo itu gak akan pernah berhasil. Karena lo udah jadi satu-satunya orang yang gue sayang dan ingin gue bahagiain selain nyokap." ******** Ini cerita tentang seorang gadis SMA yang tak pernah tahu bagaimana rasanya kasih sayang orang tua di usia remaja. Hidupnya berubah setelah seseorang hadir memberi warna disetiap harinya. Hingga suatu keadaan benar-benar mengubahnya. Baca yuk siapa tahu suka!