Coincidence

Coincidence

  • WpView
    Membaca 250
  • WpVote
    Vote 43
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 27, 2024
Kalau seandainya benar ada yang namanya 'Parallels Universe' dengan nama yang sama, circle yang sama, tempat dan detail tidak ada beda. Yang membedakan hanyalah pilihan individualnya. Nasibnya ditentukan dengan pilihannya. Layaknya hidup bagaikan kita berjudi. Apa aku akan tetap memandang perasaan antara perempuan dan laki laki sama seperti hari ini? Apabila diriku di universe lain memilih untuk berubah total untuk tidak menjadi seseorang yang mempertahankan naifnya, apa dia akan melibatkan bahagia untuk hidup atau dia akan tetap hidup tanpa mengandalkan bahagianya? Mungkin dia akan menertawai ku yang sekarang sedang berdiri di Stasiun Manggarai menatap seseorang di peron seberang. Kebetulan macam apa yang membuatku merasa kalah dengan ini semua? Apa diriku yang lain pun menghadapi kebetulan yang sama? Pilihan apa yang dia akan ambil selagi takdir pun tertawa di pojokan sana. "This was meant to be, Nyrah..."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Friend's Zone's
  • Be with you
  • Let Me Be The One  ✅
  • Till I Meet You
  • HE'S COMEBACK
  • why? It's You
  • Kacamata Dimensi
  • Kenzo alaric [selesai]
  • EGALITER: Twinflame Life Lessons
  • Relationshit (Completed)

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan