Moonlight in His Hands

Moonlight in His Hands

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 17, 2024
Augie Swaine harus mencari seorang suami demi mendapatkan apa yang ia inginkan dari keluarganya sendiri. Alexander Morton adalah pria yang sedang marah dan patah hati mengetahui ternyata tunangannya, yang sangat ia cintai, mencintai dan telah hamil dengan pria lain. Tidak pernah terpikirkan di kepala Augie bahwa ia akan menjadikan Alexander sebagai suaminya, sampai ia melihat pria itu sedang dalam keadaan menyedihkan dan termakan oleh kata-katanya sendiri, "Love makes you look so stupid." Tidak pernah terpikirkan juga di kepala Augie sebelumnya bahwa malam itu ia akan meminta Alex untuk menjadikannya seolah tunangannya di depan semua orang demi menjauhkan pria itu dari rasa malu. Augie memang sedang terdesak untuk mencari suami, tapi ketika ia mengaitkan dirinya sendiri dengan Alexander, ia tidak tahu apakah keputusannya adalah suatu hal yang benar. ________________ "There's no another lifetime, I want you now."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • ELZEAN [On Going]
  • [End] Behind The Story
  • Prince Blue Safir ( Emergency Couple Revisi )
  • The Hunter
  • The Perfect Husband (Sudah Terbit)
  • Desire behind Closed Eyes
  • Bound By Hatred (TAMAT)
  • Dear Kids - Alec Fam season 2

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines