Crush on Her

Crush on Her

  • WpView
    Reads 1,048
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 21, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Semua sudah tahu akhirnya. Akhir yang sejak awal terasa seperti takdir - yang kemudian berubah, dengan samar sibuk menerka siapa yang terluka di sepanjang perjalanan. Tidak ada yang benar-benar memahami proses menuju kehancuran itu. Tidak ada yang bertanya apa yang harus dikorbankan, apa yang harus didiamkan, siapa yang harus belajar tersenyum sambil perlahan hancur dari dalam. Aku, yang rupanya tidak pernah bisa benar-benar meninggalkan... Terkadang, akhir cerita bukan kebahagiaan atau perpisahan. Kadang, akhirnya adalah pembelajaran bahwa beberapa orang hanya datang untuk mengajarkan kita batas seberapa jauh kita bisa melukai diri sendiri demi mempertahankan seseorang. Atau justru seberapa jauh kita melukai orang tersebut hingga ia pergi dan menjauh tanpa pernah menawarkan kesempatan lainnya. Dalam kisah yang semua orang sudah tahu ujungnya, aku membela diriku dengan sudut pandang dari pihak ketiga. Cerita ini bukan dituturkan untuk menyalahkan siapa pun. Ini hanyalah luka yang akhirnya dipaksa menjadi kenangan. -Juni POV-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines