Ketika berusia sepuluh tahun, aku melukis Ibu sebagai cinta pertamaku. Lalu Ayah menyebutnya pembodohan dan menikahi wanita lain sementara Ibu pergi. Ibu yang baru sudah punya anak bernama Rajah. Sejak itu, aku tidak melukis lagi. Aku tidak mencintai lagi. Ketika berusia dua belas tahun, aku dihajar penagih utang. Lalu Safir menyelamatkan keluarga kami dan mengajarkanku bahwa pendidikan itu penting. Pria ini sudah sukses. Sejak itu, aku mulai bersekolah. Aku mulai meninggalkan mimpi. Ketika aku berusia lima belas tahun, Ayah dipenjara. Lalu Ibu jadi makin gila dan adikku keluyuran entah ke mana. Kehidupan sekolahku bahkan tak lebih baik dari mereka. Sejak itu, aku jadi ragu pada realita. Dua tahun kemudian, aku bertemu Pasifika Biru. Lalu aku melihat dunia dengan cara yang baru. Pertemuan kami adalah berkah dalam hidupku. Setidaknya, aku harap begitu. --- est. Juni 2023
Más detalles