Pulang, Bu! (Segera Terbit)

Pulang, Bu! (Segera Terbit)

  • WpView
    Reads 409
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 17, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Aku pernah menemukan kalimat seperti ini, 'hidup tanpa ibu itu bagaikan rumah tanpa lampu'. Awalnya aku tak begitu paham. Namun semesta seolah ingin aku memahaminya. Aku Ayra. Aku akan sedikit bercerita tentang teater kehidupan yang aku lakoni. Tentang bagaimana writer-director terbaik membantuku belajar menjadi aktor yang handal. 'Jika ada yang romantis, maka ada yang Maha Romantis', pernah dengar kalimat itu? Ya, ini juga tentang bagaimana Sang Maha Romantis membantuku belajar meromantisasi setiap hal dalam hidupku. Hidup tanpa ibu itu bagaikan rumah tanpa lampu, katanya. Apa itu artinya, gelap? "Pulang, Bu!" ~Ayra Syams Elhannan ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Start : 29 Agustus 2024 *Cerita ini diikutsertakan dalam event Pensi Vol.13 yang diselenggarakan oleh Teorikata Publishing.
All Rights Reserved
#28
pensivol13
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVERLASTING LOVE (SUDAH TERBIT)
  • Pelukan Terakhir Ayah [Terbit]
  • ARIFIN || BAD HUSBAND [Terbit]
  • The Story of Our Love
  • Karam [✔]
  • Adik Kakak Penuh Luka { SUDAH TERBIT }
  • Salah Target [Unpublish]
  • Genggam yang Terlepas (SUDAH TERBIT)
  • Everything is You
  • Rumah yang kuRindukan [OPEN PO] {Bab 20 dst unpublish demi kepentingan terbit}

Kalau kita suka sama orang tuh, kita emang suka 'dianya' secara keseluruhan gak, sih? Kaya misal, aku suka cowo humoris, tapi aku suka humorisnya dia, aku suka cowo pinter, ya aku suka pinternya dia. Gimana cara pembawaannya. Itulah yang dirasakan Syafina. SYAFINA‒anak tunggal yang memulai kehidupan baru setelah tinggal di rumah PAK SURYO ‒bapak angkatnya, tak sengaja bertemu RIO dan dibawanya masuk ke lingkaran kehidupannya, sehingga ia juga berkawan dengan SYAFIN, LIA, DAN ALEX. Lebih dari sekedar berteman, berakibat konflik yang terjadi pun bukan hanya sebab dari pertemanan, cinta juga ikut meramaikan kisah persahabatan mereka. Masing-masing dari mereka menemukan cinta pertamanya, seindah yang orang lain agungkan meski pasti perasaan luka tak dapat dielakkan membersamai indahnya. Kisahnya diceritakan oleh narator dan Syafina bergantian. Alurnya dibuat lambat menuju konflik, karena dituturkan terlebih dahulu bahwa pertemuan mereka saling membuat perubahan ke diri masing-masing, pertemuan mereka seperti buku kosong yang telah ditulis setiap babnya. Makanya aku cekokin dulu sama yang happy-happy. Karena nanti mereka bakalan gelut sampe ga ketemu bertahun-tahun :) Loh? Kok bisa? Penasaran? Yuk baca sampai selesai!

More details
WpActionLinkContent Guidelines