Gadis dalam Kubangan

Gadis dalam Kubangan

  • WpView
    Reads 433
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 1, 2024
Kata orang, masa muda terjadi hanya sekali, jadi harus dinikmati. Kata Nadrah, masa muda tidak terjadi berkali-kali, jadi harus digunakan untuk mempercantik iman dalam diri. • • • Nadrah Fathilla, gadis remaja perfeksionis yang sedang mengenyam pendidikan SMA di wilayah timur Borneo, memperlihatkan dengan bangga bahwa sosok remaja yang benar adalah remaja yang taat pada syari'at, dengan mengamalkan petuah agama dan menjauhi larangan yang ditetapkan. Namun, kepercayaan diri yang mula berada di tahap maksimal, menyusut perlahan ketika gadis berusia 17 tahun itu menghadapi salah satu komplikasi dalam fase kehidupan seorang remaja. Bahwa ikon 'Remaja Taat Syari'at' tidak begitu akrab dalam stigma masyarakat, termasuk di antara teman-teman dan keluarga sendiri. Di satu sisi, perfeksionisme memunculkan sentimen defensif yang membuat Nadrah mudah menghakimi stigma keliru tersebut. Di sisi lain, setiap kali membenarkan diri, Nadrah selalu diingatkan kembali pada kata-kata seorang gadis yang dia lihat melalui pantulan dalam kubangan air. "Perbuatan mereka memang salah. Tapi, apa perbuatanmu sendiri menjadi benar dengan menyalahkan orang-orang itu?" • • • Cover by @tettyseptiyani02
All Rights Reserved
#187
rohis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Strawberry
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • This Is My Dream
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Perasaan Yang Sama
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • CALISYAQIB (About a hope) (Hiatus)
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

[FIKSI REMAJA] [13+] "Kehidupan manusia seperti buah strawberry. Kadang manis, kadang asam, kadang juga keduanya. Tidak akan ada yang bisa menjamin rasanya." "Manusia harus menjadi seperti buah strawberry, menampilkan biji yang seharusnya ada di dalam dan tersembunyi. Menjadi apa adanya dan bukan ada apanya." "Buah strawberry tumbuh subur di tempat yang sejuk, seperti halnya manusia yang harus mengambil keputusan dan pilihan dalam suasana hati dan pikiran yang sejuk." Kisah pemuda bernama Satria Winterson. Anak semata wayang dari keluarga kaya yang tiba-tiba dititipkan di kampung halaman ayahnya di Bandung Selatan. Banyak pengalaman berharga yang Satria dapatkan saat bertemu dengan orang-orang baru di sana. Pertemuannya bersama dua sahabat baru (Adi & Bagas) yang ternyata memiliki drama kehidupan masing-masing, yang membuat Satria sadar jika semua orang memiliki masalah mereka sendiri. Pertemuan kembalinya dengan adik sepupu yang dia anggap sebagai adik kandungnya sendiri (Juan) dan pertemuannya dengan keluarga dari ayahnya, Satria merasa bersalah dan telah menyia-nyiakan semua yang dia miliki selama ini. Pertemuannya dengan sahabat masa kecilnya yang menyimpan sebuah rasa (Euis). Dan pertemuannya dengan seorang gadis bergingsul, yang menurutnya lebih manis daripada gula (Bella). Gadis mana yang membuat hatinya tenggelam dalam cinta? Apakah persaudaraannya rusak karena cinta? Apa sebuah perjalanan yang dia jalani bisa mengubahnya menjadi seseorang yang baru? Gabriel © copyright 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines