The Marriage Merger

The Marriage Merger

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 23, 2024
Di balik gemerlap kehidupan kota besar, dua keluarga konglomerat mengatur langkah-langkah strategis mereka dengan seksama. Pernikahan bukan sekadar ikatan cinta, tetapi sebuah aliansi yang berpotensi mengubah peta kekuasaan bisnis. Chatarina Ayu Praweswari, wanita muda yang penuh harapan, harus berhadapan dengan realita takdir yang ditentukan oleh keluarganya. Sebastian Hartono, pewaris yang lebih memilih kebebasan daripada ikatan, juga terseret dalam permainan ini. Mereka bertemu bukan karena cinta, tetapi karena keinginan keluarga yang mendominasi. Namun, di balik kesepakatan ini, terdapat rahasia dan syarat-syarat yang dapat mengubah segalanya. Dalam kepalsuan dan intrik, akankah mereka menemukan jalan mereka sendiri, atau terjerat lebih dalam dalam pernikahan yang diselimuti oleh ambisi dan kekuasaan? Selamat datang di dunia di mana cinta dan kebebasan bertarung melawan takdir dan kewajiban.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marry Me Marry Me Not
  • [END] When the Stars are Tired
  • Mencintai Cahaya  #1 Undeniable Love Series
  • FLOWER OF MARRIAGE
  • Dalam Satu Tahun
  • The First One
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Naretta
  • Janji Setia Berbalut Tradisi (GreSean)

Pra dan Neri bertetangga sejak kanak-kanak. Hubungan mereka sudah seperti kakak dan adik. Sama-sama sulung, sama-sama yatim, juga sama-sama memiliki ibu yang sulit, membuat mereka dekat karena merasa senasib. Tetapi jangan harap mereka terpikir untuk menjalin hubungan lebih dari itu. Apalagi untuk menjajagi kemungkinan mereka berjodoh atau tidak. Nope! Berjuta alasan membuat keduanya menghindari keterlibatan dalam urusan super sensitif itu. Apalagi Mama Pra juga tidak segan-segan menunjukkan antipati kepada keluarga Neri. Sejak Neri beranjak dewasa, wanita paruh baya itu sangat tak menyukai keakraban putri tetangga sebelah dengan putranya. Sangat tidak pantas karena Neri kurang terdidik dengan baik. Tidak feminin sama sekali, juga kurang menjaga tata krama. Gayanya terlalu nekad untuk ukuran perempuan. Dan tidak segan-segan melawan pendapat orang yang seharusnya dia hormati. Neri juga tidak tahu malu, bergaul seakrab itu dengan Pra. Tidak bisa menjaga kehormatan diri. Terlalu santai dalam berinteraksi dengan Pra yang nota benenya adalah lawan jenis. Nenek Lampir. Itu adalah julukan yang diberikan oleh Neri kepada Mama Pra. Menyebalkan, sombong, dan angkuh luar biasa. Heran deh, bagaimana bisa cowok kalem dan baik seperti Pra dilahirkan dari perempuan yang memiliki sifat mengerikan begini! Seolah aku doyan aja sama anaknya! Omelnya. Jadian sama Pra? Nehi! Itu maunya Neri. Dan semoga dia tidak termakan kata-katanya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines