Dating Your Academic Rival

Dating Your Academic Rival

  • WpView
    Reads 522
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 29, 2024
"Ren," panggil Ms. Amanda. Ren bangkit dari tempat duduknya dan segera berjalan menuju meja Ms. Amanda dengan penuh keyakinan. Saat dia menerima kertas hasil ujiannya, Ms. Amanda tersenyum padanya dan berkata padanya, "Good job, dear." Itu membuat Ren berekspektasi tinggi. Tetapi, saat dia melihat hasil ujiannya, dia segera melihat ke seluruh teman sekelasnya. Bagaimana ini mungkin? Dia mendapatkan nilai 95. Lalu siapa orang yang mendapatkan satu-satunya nilai sempurna kalau bukan dirinya? Saat dia kembali ke tempat duduknya, dia melihat ke sekitar, mengobservasi teman sekelasnya, lalu Ms. Amanda memanggil sebuah nama, "Troya." Nama yang dia tau, tetapi tidak ingat siapa. Ren sudah memiliki firasat buruk, dan itu terbukti ketika Ms. Amanda tersenyum pada lelaki bernama Troya itu. "Congratulations, dear! Keep up the good work!" Dia orangnya. Sejak saat itu, Ren mengingat namanya, dan wajahnya. Troya Norlander.
All Rights Reserved
#54
remajafiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersamamu
  • Beauty
  • Si Cuek & Si Manis [END]
  • Bad Girl & Nerd Girl [END]
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Echoes of Youth
  • Gue (Nggak) Jelek! [Completed]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
Bersamamu

LENGKAP! Follow akun ini dulu sebelum baca. Raden terpaksa menikahi Ratih karena perempuan itu hamil anaknya. Raden biasanya selalu lembut dan sopan kepada hampir semua perempuan, tetapi hanya pada Ratih ia bersikap berbeda; kasar. Bersamamu; ialah kehancuran yang nyata. Reruntuhan dari mimpi dan harapan yang rasanya tak bisa lagi kugenggam. Kita ini apa? tanyaku kala itu. Kamu menjawab, "jalani saja dulu." Namun, semakin kita menjalani hubungan ini, aku jadi semakin tahu bahwa sebenarnya; kita tak pernah punya tujuan yang sama. Memaksakan genggaman tangan kita sama saja dengan menikam pisau tepat di jantungku sendiri. I know the love inside you is not me, but what do I do? [Akan diupdate secepat yang penulis bisa agar cepat tamat] • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines