Rima (Berdiri Sendiri)

Rima (Berdiri Sendiri)

  • WpView
    reads 8
  • WpVote
    Stemmen 1
  • WpPart
    Delen 1
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd maa, nov. 11, 2024
WpInfo
Fictie
Romantiek
Ditelantarkan oleh Ayahnya tidak membuat gadis belia bernama Rima menyerah akan hidup. Ia tak kenal lelah mencari tujuan hidupnya dengan segala keterbatasannya. Walau kini ia harus berjuang tanpa keluarganya, ia tetap semangat menjalani hidupnya. Entah sudah sejauh apa ia berjalan, dan sebanyak apa orang-orang yang ia temui. Dari hal ini, Rima belajar banyak hal tentang makna hidup sebenarnya dari orang-orang yang pernah ia temui. Rima belajar bahwa di setiap masa akan selalu ada orang yang berbeda, dan setiap orang akan selalu ada masanya. Orang-orang akan datang dan pergi, waktu tak menentukan seberapa lama masa setiap orang, waktu tak menentukan kapan seseorang akan datang dan pergi. Dengan demikian, Rima berusaha untuk memberikan kesan terbaik pada siapapun yang datang sebelum mereka pergi.
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Hikayat si Perantau
  • What And or End Why
  • Dalam Dekapan Malam
  • Bunda oline dan bayi tata
  • Langkah Kaki Semesta
  • Jejak Cinta dalam Cahaya Iman
  • Rumah Tanpa Ibu-Ayah Juno dan Ketiga Anaknya
  • Embrace again, Arnan
  • Hope Was My Mistake

Berkisahkan seorang pemuda desa yang bertanya-bertanya tentang apa itu arti dari menjalani kehidupan. Seorang pemuda yang sedari dulu memiliki kehidupan dari keluarga yang sederhana dan keluarga yang selalu diremeh-temehkan. Karena hal tersebut, tergeraklah hatinya dan memberanikan diri untuk mengubah nasib di Jakarta yang hanya berbekalan nekat dan uang seadanya. Mendapati bekal yang selalu di ingatkan oleh Ibunya untuk selalu ia bawa dan ia gunakan kemanapun ia pergi. Karena bekal tersebut, benar-benar sangat berguna untuknya melebihi dari apapun. Pada akhirnya, ia melupakan bekal yang Ibunya berikan. Dan Ia pun terjatuh kedasar lubang yang paling dalam, dari ketinggian martabat yang telah ia usahakan sedari dulu.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen