Sweet Time

Sweet Time

  • WpView
    Leituras 45
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 8
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, mai 25, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
Jangan mati dulu, kamu belum bahagia! ... "Sebelum kembali pada-Nya, kamu harus memiliki kenangan manis, untuk membuatmu tetap tersenyum saat meninggalkan dunia," Kalimat itu yang membuat Asakilla bertahan, di tengah kejamnya dunia yang tidak sedikitpun mengasihani dirinya. Jiwanya sudah mati, bahagianya diambil satu per satu. Dia kehilangan ibu di usia 3 tahun. Hanya ada Kakek yang selalu menyayanginya lebih dari orang tuanya sendiri. Tapi semesta tanpa rasa iba mengambil semua orang yang sayang pada Asa. Lantas kenangan manis apa yang patut Asa kenang diakhir hidupnya?
Todos os Direitos Reservados
#363
penulis
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • DANADYAKSA
  • Time Loop
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Arsyilazka
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Because I'm Stupid (End)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • S E N A N D I K A

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo