'He is Mine'

'He is Mine'

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 29, 2024
"maksud lo.? gue harus lunasin semua utang yang bahkan gue gak tau dari mana semua itu berasal." sarkas Neta dengan nafas naik turun. Pusat pandangan nya masih fokus menatap pria paruh baya, yang terlihat Menundukkan kepalanya ke lantai. Neta sekuat tenaga menahan air matanya ketika kedua mata mereka bertemu beberapa detik. "orang tua lo punya utang. dan utang itu memiliki jaminan atas nama Lo, mau gak mau Lo harus lunasin." dareen memandang angkuh kearah Neta dengan senyum jahatnya. "Jika tidak!. Orang ini bakal gue bunuh sekarang."
All Rights Reserved
#21
sexsual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Past life Casper
  • AILAH(END)✅
  • Paradise
  • I Am Drugs [Completed]
  • My name is Steven ( End )
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Evelyn
  • Anathan [END]

Sedari kecil tidak mengenal seorang ayah, membuat Casper terus mencari tahu tentang sang ayah. Di umur yang ke-9 tahun, neneknya yang selama ini memang tidak menyukainya, menjualnya pada orang asing. Di perpisahan mereka, neneknya hanya berkata bahwa ayahnya masih hidup. Seseorang yang ia pikir sudah mati, ternyata masih hidup. Itu sangat mengejutkan. 5 tahun setelah ia mengerti bahwa ia telah dibuang dan memang tak diinginkan, anak itu kabur dari sebuah organisasi berbahaya yang selama ini menjadi wadahnya untuk bertahan hidup. Ia keluar dari organisasi itu untuk mencari sang ayah, berharap bersama sang ayah hidupnya akan menjadi lebih baik seperti mimpinya. Namun, setelah berhasil menemui sang ayah, hidupnya langsung berubah signifikan. Aturan-aturan yang menjerat ternyata tak lebih baik dari sewaktu masih menjadi anggota kriminal. Sampai pada akhirnya, ia sadar, ia hanyalah seonggok manusia yang tak diinginkan oleh siapapun. Kegelapan kembali menguasai ketika ia mengetahui segala rahasia yang melukainya. "Kalau ayah tau, selama ini aku bermimpi kalau hidup sama ayah bisa buat aku punya kehidupan yang normal. Ternyata nggak ya." Casper tertunduk di atas tanah dengan posisi kedua tangan terikat di belakang. Sementara Charles, pria itu menatap Casper dengan pandangan datar. Ia tak munafik untuk tak mengakui bahwa hatinya terasa nyeri ketika mendengarnya. Namun, ia segera menepis perasaan itu. Jari yang menodongkan pistol pada anak itu semakin mengerat. "Ada pesan terakhir, Casper?" "Aku benci ayah." Charles tersenyum miring. Dorr! Cover by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines