HIRAP AMERTA

HIRAP AMERTA

  • WpView
    Reads 33,576
  • WpVote
    Votes 1,234
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 24, 2025
Lebih kelam, suram, guram-katanya manusia, namun terasa bercanda jika disematkan pada sosok manis berjiwa iblis. (⁠๑⁠˙⁠❥⁠˙⁠๑⁠) Ziran Zyandru Tahta Kastara-serangkai nama yang diagung hormat karena keindahan yang dimilikinya. Seperti rupa wajahnya, takdir hidupnya tertata sempurna seolah nestapa tidak terselip dalam lembaran kodratnya. Ketika banyak orang menginginkan jadi dirinya, Ziran justru merinding, menggigil sebadan-badan. Jika waktu bisa diputar, ia akan mengubah 77 pertanyaan menjadi tidak- tidak tanpa ragu- tidak untuk lahir. "Semisal lo berdiri di sisi gue, kalimat 'andai hidup gue seindah lo, Zyan' Bakal jadi kramat, gue berani bertaruh. "-Ziran Kastara. Berbeda dengan Ziran Kastara, Shakayla Xaviella El-Kashav mendapatkan takdir yang lebih layak. Lebih sempurna. Lebih sehat. Gadis cantik dengan sebumi racun memusingkan menjadi satu satunya cahaya untuk Ziran Zyandru keluar dari lingkaran berbisa. "Cara pertahanin kewarasan itu dengan perangi dunia."-Shakayla El-Kashav. (⁠๑⁠˙⁠❥⁠˙⁠๑⁠) Segelap apa Ziran Kastara hingga tidak bisa keluar dari lingkaran berbisa yang menyiksa sepanjang masa? Lalu seterang apa Shakayla El-Kashav hingga mampu mendekap raga bernanah?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Janji Bertemu Takdir [TERBIT]
  • Irene's Mission!
  • Dark Princess (End)
  • ANAIAL《TERBIT》
  • ELZEAN [On Going]
  • GALLENDRA
  • CHAVANDA
  • Mahabbah di Ufuk Timur
  • VinRi
  • Serenity

Zanira Aizha Najiha, seorang mahasiswi fakultas sastra Indonesia semester akhir, yang saat ini sedang disibukkan oleh tugas akhir yaitu skripsi. Pernah merasakan pahitnya cinta semu sehingga ia menutup pintu hatinya. Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan menerima cinta siapapun kecuali yang datang dengan kesungguhan dan niat yang jelas. Baginya, cinta bukan mainan, bukan sekadar kata yang manis di bibir. Namun, hidup punya cara sendiri untuk menguji janji. Tak lama sejak ia berjanji menutup pintu hatinya, seseorang datang di kehidupan Zanira. Sosok tegas, dingin tapi karismatik yang tak asing baginya. Zayyan Haaziq El-Hidayah. Ustadz muda yang dulu pernah mengajar di pondok pesantren saat ia masih duduk di bangku putih abu-abu. Ustadz Zayyan dikenal sebagai sosok yang dingin dan tegas namun dikagumi para santriwati karena hafalannya juga suaranya yang merdu ketika melantunkan ayat suci. Bahkan Zanira adalah salah satu dari santriwati yang dimaksud itu, sebelum akhirnya rasa kagum Zanira pada Ustadz Zayyan berubah menjadi rasa kesal. Bukan tanpa sebab, Zanira kesal karena Ustadz Zayyan terlalu cuek lebih tepatnya judes bahkan galak dan sering melempar tatapan tajam. Apakah janji yang dibuat Zanira akan tetap ia genggam? Ataukah Ustadz Zayyan adalah takdir bagi Zanira?

More details
WpActionLinkContent Guidelines