DARMANI
  • WpView
    Reads 867
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 10, 2025
Enam mahasiswa bergabung dengan Organisasi Pemuda Gunung, sebuah organisasi kecil di kampus yang dipimpin oleh kakak tingkat mereka. Awalnya, mereka hanya sekadar mencoba, tapi serunya aktivitas mendaki gunung membuat mereka bertahan hingga kini. Setelah sukses mendaki empat gunung, mereka bersiap untuk pendakian kelima yang tampaknya akan menjadi pengalaman tak terlupakan. Di tengah perjalanan menuju lokasi pendakian, mobil mereka tiba-tiba mogok di tengah hutan lebat. Disaat bersamaan, Nora dan Nuga melihat gadis kecil dibalik pohon, gadis itu meminta mereka untuk mengikutinya. Gadis itu menuntun mereka ke sebuah rumah kecil yang memiliki pintu lain, pintu itu membawa mereka menuju desa terpencil yang tampak sepi namun terang oleh cahaya lampu. Mereka pikir telah menemukan tempat aman. Namun, kedatangan mereka ke desa itu justru menjadi awal dari rangkaian kejadian aneh dan kesialan yang tak terduga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • the last of the twelve sisters
  • Tongkrongan Kelas Pojok (End)
  • Dunia Kelabu
  • ONO OPO? || {SELESAI}
  •   DESA TERKUTUK
  • GIRL IN THE SHADOW
  • The Gold Keys [END]
  • Elegi Di Atap Sumatera Series
  • The Nastira
  • Lembah Arunika

Sinopsis: Di sebuah Lembaga terpencil yang menyamar sebagai panti asuhan, Eugenia dan sebelas gadis yatim piatu lainnya hidup dalam neraka kekerasan dan pelecehan di bawah tangan para pengurus yang kejam. Setelah menyaksikan kematian tragis teman-teman mereka akibat hukuman brutal dan kelalaian, Eugenia dan Rebecca, seorang gadis yang lebih tua dengan jiwa kepemimpinan, merencanakan pelarian. Pada malam festival musik di kota terdekat, ketika keamanan Lembaga melonggar, dua belas gadis itu mencoba kabur melalui lubang yang mereka gali di bawah tembok. Namun, pelarian mereka segera diketahui, dan pengejaran sengit pun terjadi di pegunungan. Dalam upaya melarikan diri, kelompok mereka terpecah. Rebecca, dengan naluri melindungi Eugenia, mengorbankan dirinya dengan menjadi umpan agar Eugenia bisa lolos dari kejaran para penjaga. Eugenia berhasil melarikan diri, hidup dalam kesendirian dan dihantui oleh trauma serta rasa bersalah karena meninggalkan teman-temannya. Bertahun-tahun berlalu, Eugenia berusaha membangun kehidupan baru sebagai Elisa sambil menyimpan kenangan pahit tentang Lembaga dan pengorbanan Rebecca. Namun, ia selalu bertanya-tanya tentang nasib teman-temannya yang tertangkap kembali. Takdir membawanya pada penemuan mengerikan: teman-temannya, termasuk kemungkinan Rebecca, tidak selamat. Mereka ditangkap kembali oleh pihak fasilitas dan dijual ke berbagai tempat untuk dieksploitasi. Kebenaran yang menyakitkan ini membangkitkan amarah dan tekad dalam diri Eugenia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines