Solace in a cup of tea (TAMAT)

Solace in a cup of tea (TAMAT)

  • WpView
    Lecturas 5,683
  • WpVote
    Votos 550
  • WpPart
    Partes 39
WpMetadataReadConcluida jue, sep 26, 2024
WpInfo
Fanfic
"Where there's tea, there's hope." - Arthur Wing Pinero Dokter Brian Ganendra Radjiman Ong baru saja menjalani tahun keduanya sebagai residen bedah anak di Surabaya. Karir akademiknya yang mulus selama ini mengalami guncangan saat dia harus pindah dari kota kelahirannya di jogja ke Surabaya, culture shock dan tensi akademis serta preklinis yang tinggi membuatnya stress hingga sering jatuh sakit. Kepindahannya membuat ia bertemu dengan Ghaitsa Hatice Fathurrahman, temannya sesama kontestan university war lulusan desain komunikasi visual yang serba bisa. Apa yang terjadi pada kehidupan mereka setelah saling berbagi secangkir teh? Akankah teh memberi mereka berdua harapan untuk mendapatkan hidup yang lebih baik?
Todos los derechos reservados
#42
coc
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Heartbeats of the ER [END]
  • Antara Cinta dan Lara
  • MAS !
  • Manisnya TeBu
  • i love komandan S1-♡
  • RETROGRADE : Behind The Lie
  • DOCTOR CRAZY - [V BTS]
  • 7 Seconds
  • Ruang Lantai 9-NCT

Heartbeats of the ER Di balik hiruk-pikuk rumah sakit, lima dokter spesialis dengan kepribadian dan latar belakang yang berbeda menghadapi kehidupan yang penuh tekanan, tantangan, dan kejutan. Nadia Ervina, dokter obstetri ginekologi yang ceria namun berdedikasi, selalu berusaha menciptakan keajaiban di ruang bersalin. Kirana Larasati, ahli bedah saraf yang tegas tapi penuh empati, berjuang melawan batasan medis untuk menyelamatkan harapan pasiennya. Juna Adiputra, dokter bedah toraks yang perfeksionis, harus menyeimbangkan ambisi dan tekanan dari warisan keluarganya. Arya Wiguna, seorang pediatri yang penuh kasih, menjadi pelindung bagi pasien-pasien kecilnya, sementara Hilman Saputra, dokter bedah umum yang humoris, membawa keceriaan di tengah ketegangan. Dalam dunia di mana detik menentukan hidup dan mati, mereka tidak hanya menghadapi kasus-kasus medis yang kompleks, tetapi juga harus berhadapan dengan pilihan hidup yang sulit, kenangan masa lalu, dan perasaan yang mulai berubah. Persahabatan menjadi tempat berlindung, tetapi juga medan ujian bagi hati yang mulai goyah. Ketika batas antara profesionalisme dan emosi semakin kabur, dapatkah mereka tetap berdiri teguh tanpa kehilangan diri mereka sendiri? Heartbeats of the ER adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan cinta di tengah dunia medis yang tak pernah berhenti berdetak.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido