Hujan dan Pelangi

Hujan dan Pelangi

  • WpView
    Leituras 92
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, dez 29, 2024
Ara berdiri di depan sebuah pohon besar. Ia menatap kosong pohon yang sudah tidak ada lagi rumah kecil disana. Rumah pohon yang kembali mengingatkannya pada saat ia bermain petak umpet bersama teman-temannya. Tanpa sengaja, ia menemukan rumah pohon yang dihuni oleh anak laki-laki seusianya yang sedang menangis sendirian. Ara kecil tidak mengerti apa itu takdir. Ia terlalu dini untuk mengerti bagaimana alam semesta bekerja. Ara hanya tau yang harus ia lakukan adalah bersembunyi dari penjaga petak umpet. Waktu berlalu begitu cepat. Lagi-lagi, Ara belum menyadari, atau semesta memang sengaja tidak menyadarinya agar ia dapat berjalan dengan tenang? Jika saja waktu bisa diputar kembali, jika saja ia menyadarinya lebih awal, mungkinkah semua akan kembali seperti awal? Mungkinkah ia dapat bersama Mahesa sekarang? Sayangnya, hidup tidak berjalan mundur. Laki-laki disebelahnya berdiri dengan setia menemani Ara. Menyakinkan dirinya bahwa keputusan yang ia ambil benar, pernikahannya sebentar lagi akan diselenggarakan. Ara tak kuasa menahan tangis. Apakah ini yang kalian sebut-sebut sebagai takdir? ____ Jangan lupa vote dan comment sebagai dukungan baik kamu. Terimakasih! Regards, Ara dan Mahesa✨
Todos os Direitos Reservados
#5
hujandanpelangi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • SHERRA's Diary✔
  • A Wallflower Love Story (AWLS)
  • Not Your Fault [SELESAI]
  • Heart to you.(END)
  • Connected
  • The Last Birthday With You
  • My Home [Hujan Series]
  • HUJAN dan RAIN

Hidup adalah perjalan,dari Bahagia menuju Luka,dari Tawa menuju Air mata,atau bahkan dari sempurna menjadi Tiada Berdaya. Dan begitupun sebaliknya... Kita Hanya Manusia biasa. Yang diibaratkan sebagai Wayang. yang hanya digerakan oleh seorang dalang dengan latar belakang cerita yang berbeda. Kita Hanya Pemain dan Tuhan adalah Dalangnya,ia yang memiliki kuasa sepenuhnya atas apa yang terjadi dihari kemarin,hari ini,dan esok nanti. Namun,Ketika satu persatu hak miliknya hilang. Lalu dipertemukan dengan Insan Yang merubah keadaan tatanan Hidupnya menjadi penuh dengan Tantangan. Sedikit berbeda,Namun...... Bisakah ia bertahan? disaat Menggantungkan Harapan kepada insan yang salah. Berangan angan dengan janji kebahagian di masa mendatang,ataukah ia memilih Pulang,mengakhiri kisah hidupnya yang kelam? "Tidak apa. Anggap Saja Aku tak mendengar semua percakapan kamu dengan teman-temanmu" ucapnya tersenyum sendu dengan lelehan Airmatanya. ⚠ Zona berbahaya✖ ⚠ Banyak Luka dan Airmata Siapkan Mental sebelum membaca Tidak menerima Plagiator✖ @Coretanabstrak02 Highest Rank 👑💙 📖 Rank 1 in #Friendszone 📖 Rank 5 in #bucinremaja 📖 Rank 7 in #storyreal 📖 Rank 4 in #akusukakamu 📖 Rank 1 in #akusukakamu 📖 Rank 1 in #selamattinggal

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo