Anak Perempuan Dan Lukanya

Anak Perempuan Dan Lukanya

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 27, 2024
Seorang anak yang kehilangan sosok ibu untuk selamanya dan kehilangan peran seorang ayah Apakah dia bisa menjalani kehidupan yang sangat keras? Apakah dia bisa menemukan kebahagiaannya? Entah itu keluarga atau cinta?
All Rights Reserved
#929
hts
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Cemara tapi di dalam nya berantakan"
  • Sejenak Luka
  • I'm Alessa
  • DENNIES
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Letter From Chacha (The End)
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]

Citra selalu percaya bahwa keluarga adalah tempat ternyaman untuk pulang. Namun, bagi dirinya, rumah justru menjadi tempat yang paling menyesakkan. Di depan orang lain, Ayahnya tampak seperti sosok yang penyayang dan bertanggung jawab. Tapi di balik pintu rumah, hanya kemarahan dan tuntutan yang ia terima. Setiap kata yang keluar dari mulut Ayah lebih sering berupa bentakan daripada nasihat. Setiap harinya, ia harus belajar menahan air mata, berharap suatu hari Ayah akan melihatnya sebagai seorang anak, bukan sekadar seseorang yang harus selalu ia kontrol. Namun, harapan itu perlahan pudar. Saat semua luka semakin dalam dan kata-kata tak lagi didengar, Citra menyadari satu hal: ia telah kehilangan sosok Ayah, bahkan sebelum ia bisa benar-benar mengenalnya. Kisah ini adalah tentang perjalanan seorang anak perempuan yang berusaha bangkit dari bayangan masa lalu. Tentang keberanian untuk melepaskan, meski yang dilepaskan adalah seseorang yang seharusnya menjadi tempat berlindungnya. Bisakah seseorang tetap bertahan, meski tanpa sosok ayah disini

More details
WpActionLinkContent Guidelines