The Harsa: Feliciya

The Harsa: Feliciya

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 2, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Feliciya yang menyukai seseorang dan menyimpan perasaannya selama hampir 4 tahun. Namun, sang pemuda yang selalu menjadi harapan Feliciya tak pernah menganggap kehadiran nya. Bahkan perlahan Feliciya sadar akan sesuatu "Cara untuk mencintai apa pun adalah dengan menyadari bahwa ia akan hilang." Dan itu benar. "Kayaknya gue nyerah aja deh, berharap itu bukan lagi melelahkan tapi menyakitkan" - Feliciya Disisi lain, tanpa Feliciya ketahui seorang pemuda memiliki perasaan padanya. Arvin, laki-laki yang menjaga perasaan selama 4 tahun untuk seorang perempuan yang menjadi kekaguman sekaligus kegundahan hatinya selama ini. "Cinta sejati tak harus menyatu, kadang cinta sejati itu terpisah namun tak ada yang berubah." begitulah kesimpulan nya. Arvin tidak menyerah tapi hanya menerima takdir yang diberikan untuknya. "Dan jika Feliciya sanggup merahasiakan perasaannya dari Drazel. Maka gue juga harus bisa merahasiakan perasaan gue dari dia" - Arvin
All Rights Reserved
#6
alurcerita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Ketika Pangeranku Bernama Baby Grey
  • aware [COMPLETED] ✔
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • IMPERFECT

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines