We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Senandung Rindu di Bawah Bulan

Senandung Rindu di Bawah Bulan

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Di malam yang sunyi, dengan angin malam yang lembut menyentuh kulit, seorang pria berdiri sendiri. wajahnya terpancar kesedihan yang mendalam, dan matanya yang sayu menatap langit malam yang gelap. Bulan purnama yang bersinar terang di langit menjadi satu-satunya cahaya yang menemaninya, memantulkan sinarnya pada mata yang penuh dengan kerinduan dan kesepian. Dia menghela napas panjang, seolah mencoba mengusir kesedihan yang menghimpit hatinya. Dalam keheningan malam, langkah-langkah ringan terdengar mendekatinya. Seorang wanita, dengan senyum lembut yang menyiratkan pengertian, mendekati pria itu. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, dia berdiri di sampingnya, merasakan aura kesedihan yang mengelilingi pria tersebut. Dengan penuh perhatian, wanita itu meraih tangan pria itu, memberikan kehangatan dan kenyamanan yang selama ini dia rindukan. Pria itu menoleh perlahan, matanya bertemu dengan tatapan penuh kasih wanita tersebut. Dalam diam, mereka saling memahami bahwa kehadiran satu sama lain adalah obat bagi luka hati yang menganga. Bulan di atas sana menjadi saksi pertemuan dua jiwa yang saling menyembuhkan, dalam malam yang penuh keajaiban dan harapan baru.
All Rights Reserved
#312
masa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keabadian Cinta Sejati
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • 𝐁𝐮𝐥𝐚𝐧 𝐃𝐢𝐭𝐞𝐧𝐠𝐚𝐡 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐢𝐭
  • Alaskar dan Bulan

Kisah ini diawali dengan muncul sosok putri kecil yang menawan terlahir kurang sempurna. Putri kecil mengidap penyakit jantung sejak lahir. Ia berulang kali masuk dan keluar rumah sakit. Namun, putri kecil tetap bahagia yang diliat dari senyum manisnya. Ia tak merasa kesepian karena ia memiliki sahabat laki-laki dan teman-teman yang selalu menjaganya tiap waktu. Walaupun ia terbatas dalam melakukan segala aktivitas, ia tetap ceria melihat sahabat dan teman-temannya bermain. Sahabat yang tak lain dan tak bukan kelak menjadi seorang pujaan hatinya yang selalu menerima kekurangannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines