"Tentang kita yang lalu, yang tanpa kata mengalun indah dalam pikiranku. Wahai dirimu, aku cukupkan sampai pada titik di mana tak ada lagi paragraf baru tentang kisah kita yang bahkan tak pernah menyentuh sebuah prolog. Terima kasih, Agya."
-Ratasya Dewini
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.