I'm Yours

I'm Yours

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 13, 2024
Syifa hanya bisa menatap nanar pada Raka yang memeluk Kemala. Ini menjadi tamparan kesekian kalinya bahwa Raka hanya ingin mempermainkan perasaannya. "Syif. Gue mungkin bukan cowok yang baik, tapi izinkan gue buat ngehapus air mata lo." -Adam "Semua laki-laki sama aja. Begitu rasa penasarannya terpenuhi, hanya rasa sakit yang pada akhirnya dia beri." -Syifa "Gue nyesel, lo harus balik sama gue. Kalau lo nolak gue, lo bakalan tau akibatnya." -Raka Ini adalah kisah Syifa Larisa Ariela, ingin mencari rumah sesungguhnya. Rumah yang akan selalu mengulurkan tangan padanya dan memeluknya.
All Rights Reserved
#345
raka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tokoh Utama
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • ALRIN
  • Namaku selalu ada di bibirnya , Tapi Aku Tidak Pernah ada di Hatimu [ SELESAI ]
  • Diary Raka [Selesai]
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • F A K E ? [End]
  • VIA-AMARA
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines