My Sweetest Popcorn

My Sweetest Popcorn

  • WpView
    Reads 20,457
  • WpVote
    Votes 1,561
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2026
Sewaktu Rio mengajaknya berkenalan dan jalan di luar kantor berdua saja, Dara mengangguk begitu saja karena yang ia tahu pria itu berstatus jomlo dan tidak banyak tingkah. Bahkan, di bulan kedua Rio mengajaknya berpacaran Dara mengiyakan tanpa pikir panjang. Namun, siapa sangka di Minggu pertama status mereka berubah, pria itu langsung menunjukkan sifat aslinya. Alih-alih pria mapan rupawan, Rio tidak lebih dari pacar tukang ngatur dan banyak mau. Di mata pria itu, semua yang Dara lakukan selalu salah! Di tengah kegalauannya mengenai hubungan dan proyek yang mengharuskannya berinteraksi langsung dengan Rio, ada Ardi-berondong yang baru saja masuk ke dalam timnya, pria itu memperhatikan Dara secara diam-diam. Dan yang paling memalukan, pria itu sering memergoki Dara bertengkar dengan kekasihnya. "Harusnya kamu nggak membiarkan dia menyakitimu lebih dari kemarin, Dara." Dan kedekatannya dengan Ardi membuat gosip kurang sedap menyebar di kantor. Haruskah Dara membantah rumor itu atau justru menikmati ekspresi Rio yang menahan amarah ketika melihatnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Laporan Untuk Tuan Menyebalkan!
  • DEAR SOPHIA
  • Not A Simple Love (TELAH TERBIT)
  • TERJERAT CINTA TUAN POSESIF (TAMAT)
  • Falling for You - TERBIT
  • Dear Mia
  • Side Effect: The Dilemma (END)
  • Ok, Boss! [Re-Post]
  • CRUSH HOUR /TAMAT

Bagi Keira, tidak ada yang lebih menyebalkan daripada Adrian-musuh bebuyutannya sejak SMA hingga kuliah. Mereka selalu bersaing dalam segala hal, dari nilai akademik, lomba debat, hingga siapa yang lebih dulu menyelesaikan tugas dengan sempurna. Setelah lulus, Keira pikir persaingan itu sudah berakhir. Ternyata, ia salah besar. Saat diterima di perusahaan impiannya, Keira tidak menyangka akan bertemu lagi dengan Adrian-kali ini sebagai bosnya. Dan seperti yang diduga, pria itu masih sama menyebalkannya seperti dulu. Seolah sengaja memperumit pekerjaannya, Adrian terus memberinya tugas-tugas sulit, tenggat waktu yang mepet, dan rapat-rapat yang selalu dipenuhi sindiran halus. Namun, Keira bukan tipe yang mudah menyerah. Jika Adrian mengira dia bisa mengendalikan segalanya, dia salah besar. Dari saling adu strategi hingga persaingan diam-diam di kantor, keduanya kembali terjebak dalam rivalitas yang seharusnya sudah berakhir bertahun-tahun lalu. Tapi kali ini, ada lebih banyak yang dipertaruhkan-bukan hanya ego, tapi juga karier dan reputasi mereka. Sebuah kisah penuh adu kecerdasan, ambisi, dan momen-momen tak terduga. Karena bagi Keira, menyerah bukanlah pilihan-terutama jika lawannya adalah Tuan Menyebalkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines