THE HAPPINESS?

THE HAPPINESS?

  • WpView
    Reads 196
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 4, 2025
Syam Syandra, hidup dengan penuh kekerasan dari sang ayah nya namun dia juga mendapatkan kasih sayang dari ibunda tercinta. memiliki kakak yang cantik dan baik hati namun cuek diluar bernama Syakira Aurelie pramestie. ibunda Syam memiliki riwayat jantung. ayahnya yang sering tidak pulang karena pekerjaan nya membuat Syam kurang kasih sayang dari ayah nya apalagi sang ayah kerap kali memukul Syam hingga badannya lebam biru, namun Syam harus kuat di depan ibu nya. apakah Syam akan bisa melewati semua rintangan? apa kah dia memilih untuk mengakhiri hidupnya? atau semuanya akan berakhir bahagia? kalau penasaran kuyy bacaaa guyss. disclaimer! cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung perasaan siapapun. cerita ini di ambil dari sedikit kisah nyata teman ku. terimakasih Janlup follow dan beri bintang jugak😘 Pict: canva
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • Kakak Tiri [END]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • TRAUMA
  • Tumbuh dengan Luka [END]
  • Dandelion✓
  • RE-SILIENCE (END)
  • Cinta Untuk Bara

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines