Not Npc
  • WpView
    Reads 563
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 22, 2026
WpInfo
Fanfic
TREASURE
Dalam setiap cerita, selalu ada tokoh utama yang diceritakan dengan cahaya terang. Mereka yang tertawa paling keras, menangis paling dalam, dan jatuh cinta paling indah. Aruna tidak pernah menyangka bahwa sebuah bola yang melayang bebas ke wajahnya akan menjadi awal dari cerita yang tak pernah dia rencanakan. Dari kejadian Pelik itu semesta memperkenalkannya pada manusia bernama Putra Mahendra. Laki laki itu datang seperti batu besar yang jatuh ke tengah air yang tenang. Dan meski awalnya terasa mengganggu, perlahan Aruna sadar bahwa hidup yang tenang pun butuh satu atau dua riak untuk tahu rasanya benar benar hidup. "Jangan lupa, aku mau jadi karakter utama di cerita kamu, Na," katanya Note: masih tahap revisi
All Rights Reserved
#10
0104
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LALA
  • Cermin di Ujung Jalan
  • Pesan Singkat
  • Sekar Aruni Luka [ddeolsun]
  • Cinta yang Sesungguhnya END ( ORINE JKT48 )
  • Deru Tresna Aruna
  • Darkness [ORINE]
LALA

Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines