DEAR PEMBACA,
JANGAN LUPA UNTUK VOTE, COMMENT, DAN FOLLOW AKUN INI YA.
Lemon sebenarnya lebih suka ketenangan, tapi entah kenapa, setiap lihat wajah datar Victor, nalurinya buat usil langsung aktif. Masa sih tetangga baru nggak boleh diganggu dikit?
"Vic, kamu tahu nggak aku ini kayak apa?"
Victor melirik malas. "Kayak masalah?"
"Salah! Aku kayak hujan. Datang tiba-tiba, tapi bikin kamu kangen kalau nggak ada."
Victor mendesah. "Kalau kebanyakan, bikin orang sakit."
Buat Lemon, Victor itu teka-teki yang seru buat dipecahin. Dingin, nggak banyak bicara, tapi entah kenapa selalu ada buat dia. Sementara buat Victor, Lemon itu kayak alarm pagi yang nggak bisa dimatiin-berisik, ngeselin, tapi kalau hilang, malah bikin kangen.
Jadi... mereka ini temenan? Musuhan? Atau sesuatu yang lebih dari itu?
DILARANG PLAGIAT!
Kaesar Morvayn Leonard, pemuda yang dikenal sebagai pemimpin geng Morvaylus, hidup dalam kekacauan dan pemberontakan. Namun, hidupnya berubah ketika ibunya mengungkap rahasia tentang ayah kandung yang selama ini tidak pernah ia kenal.
"Ibu akan menikah lagi. Keluarga calon suami Ibu... mereka tidak menerima masa lalu Ibu yang memiliki anak," ucap Marcia dengan suara serak.
"Kae, kamu harus menemui ayahmu. Kamu tidak bisa tinggal di sini lagi."
Terpaksa meninggalkan rumah, Kae memulai perjalanan untuk menghadapi masa lalu dan mencari jawaban, sambil melawan kemarahan dan rasa hampa yang membelenggunya.