Kairos [Aemond Targaryen]

Kairos [Aemond Targaryen]

  • WpView
    Reads 2,609
  • WpVote
    Votes 222
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 6, 2025
"Kepura-puraanmu membuatku jijik." Aemond mengerutkan hidungnya dan matanya menatap tajam Ranaeia. Ranaeia memiringkan kepalanya, tangannya terangkat untuk mengetuk dua kali pada pelipis Aemond pelan. "Apa aku begitu buruk dikepalamu, Aemond?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DRAMIONE : DON'T HURT MY DEATH EATER
  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • Just Say Good Bye? [On Going ]
  • Sadewa (END)
  • COMPLICATED
  • My Favorit Boy❣ ✔
  • Saranghanda Mrs. Ramen
  • The king off hell's Genius pamfered wife (novel Terjemahan)
  • HEARTBREAKING (On Going)

"Lucius Malfoy. Dengan semua tindak kejahatan yang kau lakukan, berdasarkan keputusan persidangan Wizengamot akan menjalankan hukuman mati. " "Narcissa Malfoy nee Black. Anda memang bukan pelahap maut, tapi anda ikut andil dari beberapa penyerangan pelahap maut, anda juga merupakan otak di balik masuknya pelahap maut ke dalam Hogwarts. berdasarkan hasil persidangan Wizengamot kau akan menjalankan hukuman mati." "Draco Lucius Mal-" **** "DIA MELARIKAN DIRI!!!" Seru kepala Auror. "Siapa?" "Draco Malfoy berhasil melarikan diri!" Kingsley Shacklebolt berdiri dari bangkunya. "Find him and- ".... Kill him!" *** Draco Malfoy berdiri dengan pakaian lusuh dan rambut kusamnya, sedang tangannya memeluk sebuah buntalan berisi kehidupan. Mata perak itu menatap seorang gadis berambut coklat di hadapannya dengan amarah yang dingin. "Kalian pikir kalian andalah pahlawan, Granger? Kau pikir kalian berdiri di sisi cahaya?" Draco Malfoy bertanya dengan dingin. "Yeah benar, tangkap aku dan bunuh semua pelahap maut sampai ke akarnya. Aku yakin Potty akan menganggap bayi kecilku juga ancaman dan membunuh dia." Tangan pucat itu membuka buntalan di pelukannya. Seorang bayi kecil berambut pirang dan mata perak melihat ke arah Hermione Granger dengan tatapan polos. "Dia.... Dia yang hanya kupunya." Bisik Draco putus asa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines