Mimpi di Bawah Bayang

Mimpi di Bawah Bayang

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 31, 2024
Pada suatu hari ketika saya berumur 15 tahun, saya sedang tekun mencabuti rumput liar di kebun bunga Tuan Jantje, ketika dirinya -yang saat itu berumur 17 tahun- mendekati saya. Kaget bukan kepalang, hampir jatuh gunting di tangan saya, tidak biasanya beliau menggubris saya di jam-jam seperti itu. Maka saya tanyakan padanya, apakah beliau ingin minum teh, atau ingin dibuatkan nasi goreng. Tuan Jantje menggeleng dan bertanya pada saya, "Ayu, kau punya mimpi?" Genre: friendship, ambitions, historical fiction
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mars
  • Twins Yang Terpisahkan
  • It's Okey Im fine (END)
  • Ferrell Harland Natio
  • if (END)
  • Take A Chance With Me (Mas in the Cabinet Secretary Version)
  • Kamu dan Negara S1 [SELESAI]
Mars

Bagaimana jika seorang pemain bertemu dengan cowo beasiswa yang menurutnya menarik? Apa jadinya jika seorang pemain jatuh cinta sejatuh jatuhnya kedalam pesona seorang cowo beasiswa? Dan bagaimana nasibnya jika bertemu masa lalu yang suka membullynya dulu? Akankah rencananya untuk mendekati anak beasiswa itu berhasil? Atau sebaliknya? Tidak ada yang tau akan masa depan bukan? | | "Nama kertas yang buat fotocopy apa sih namanya? HTS ya?" | | "Kita emang ga jadian. Tapi, lo tetep punya gue" | | "Yakali gue takut sama mental tempe kayak elu. Najis!" | | "Tempe digoreng pake tepung itu apa sih namanya? Temendoang ya?" | | "Lo parasit yang udah musnah. Ga usah jadi parasit saat lo ber reankarnasir untuk hidup lagi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines