Bagaimana jika seorang pemain bertemu dengan cowo beasiswa yang menurutnya menarik? Apa jadinya jika seorang pemain jatuh cinta sejatuh jatuhnya kedalam pesona seorang cowo beasiswa? Dan bagaimana nasibnya jika bertemu masa lalu yang suka membullynya dulu? Akankah rencananya untuk mendekati anak beasiswa itu berhasil? Atau sebaliknya? Tidak ada yang tau akan masa depan bukan? | | "Nama kertas yang buat fotocopy apa sih namanya? HTS ya?" | | "Kita emang ga jadian. Tapi, lo tetep punya gue" | | "Yakali gue takut sama mental tempe kayak elu. Najis!" | | "Tempe digoreng pake tepung itu apa sih namanya? Temendoang ya?" | | "Lo parasit yang udah musnah. Ga usah jadi parasit saat lo ber reankarnasir untuk hidup lagi."
More details