Beautiful Painting

Beautiful Painting

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 12, 2026
Ketika sosok Alina yang sedang berusaha untuk memecahkan sebuah misteri yang sedang terjadi di sekolahnya, dipertemukan dengan sekelompok lima murid pindahan yang memiliki banyak rahasia serta menjadi musuh bubuyutan nya Alina, tapi saat ditengah perjalanan, mereka yang awalnya musuh menjadi teman sekutu dan bekerja sama untuk tujuan mereka masing-masing. Apakah bekerja sama dengan kelima murid pindahan tersebut akan membuahkan hasil? Apakah misteri sekolah yang Alina ingin pecahkan akan terselesaikan? Atau kah tidak? Dan kenapa juga kelima murid yang hanya seorang murid pindahan, mau bekerja sama dengan Alina? SMA Naghav bukan hanya sekolah biasa, tapi di dalam nya terdapat banyak rahasia, kelicikan, kejahatan, kedendaman yang tidak sama sekali orang luar tahu, hanya mereka para murid SMA Naghav yang mengetahui nya. Sejak pertemuan nya dengan kelima murid tersebut terlebih lagi dengan satu orang yang mencuri perhatian Alina dari awal bertemu, dari sana lah Alina mulai merancang ide untuk bisa menyelesaikan misi tersebut. "Terima kasih sudah hadir, jangan lupa untuk kembali pulang." - Alina Hafsa Revalina.
All Rights Reserved
#802
misi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines