RENJANA DIORAMA

RENJANA DIORAMA

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 27, 2026
Banyak hal dalam hidup yang tidak akan pernah berjalan sesuai harapan. Sebab, dunia tidak bekerja semau yang kita inginkan. Beberapa takdir katanya memang dapat diubah. Tetapi, aku tidak yakin apakah takdir bahwa "kita tidak bisa bersama" itu termasuk di dalamnya? ~Shanaya Clarissa Kita hanya sepasang manusia yang saling jatuh cinta, namun dipertemukan di waktu yang tidak tepat. Tidak ada yang salah dengan itu selama kita memiliki perasaan yang sama. Entah ini adalah takdir sebagai bentuk pelajaran, atau entah apa pun itu, aku tidak tahu. Tapi percayalah, mengenalmu adalah hal yang tak akan kusesali seumur hidupku. Namun, bukankah jalan takdir (masih) bisa diubah? ~Narain Pratama Ada banyak bentuk cinta di dunia ini, dan ia terlihat berbeda dari berbagai sudut pandang. Ada yang menghakiminya, ada pula yang berusaha memakluminya karena sesungguhnya perasaan sering kali hadir di luar kendali. Akankah dua orang yang saling mencintai ini mampu mengubah garis yang sudah ditarik semesta? Mari sama-sama kita ikuti perjalanan kisah ini. Kuharap, kau adalah salah satu dari mereka yang bersedia menerima kisah ini dengan hati yang lapang... Cover Design by Gemini AI Ilustrasi: AI Generated
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MUKTI AGUNG
  • After the Fall
  • Tsundere Maniak Susu
  • ENVELOVE
  • Halo Gus!!
  • Bodyguard Salah Alur
  • The Lost Cael (Selesai)
  • PERIHELION
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • Sialan, Ko Jadi Gini?! [END]

(Manipulatif, redflag) Terjadi penggerebekan di sebuah desa terpencil yang jauh dari kota, para warga desa berbondong-bondong mendatangi sebuah rumah saung yang terletak ditengah hamparan sawah yang ditumbuhi jagung. Laura berusaha menjelaskan, bahwa tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Mukti di rumah saung itu, namun tidak ada satupun yang mempercayai ucapannya, bahkan kedua orang tuanya pun tak percaya. Diam-diam, Mukti tersenyum melihat keputusasaan Laura, mungkin dikampung ini, hanya gadis itu yang tau bagaimana gilanya dia. "Rantai bernyawa ini, bakal susah dilepasin neng." bisik Mukti di telinga Laura.

More details
WpActionLinkContent Guidelines