SORAI (♡On Going♡)

SORAI (♡On Going♡)

  • WpView
    Reads 552
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 15, 2025
♡♡♡Teruntuk Nadia Anastasia Nugroho, Terkadang manusia resah ketika dirinya hanya dimanfaatkan oleh orang lain, yang hanya datang ketika memerlukan dan pergi ketika sudah merasa nyaman. Namun, apakah pelabuhan mempermasalahkan kapal-kapal yang datang, hanya karena memerlukan persinggahan dan sekedar memenuhi kebutuhan lalu pergi begitu saja? Jadilah seperti pelabuhan itu, yang tak pernah menyesali kedatangan dan kepergian seseorang. Sebab dari sanalah engkau pergi dan kesanalah engkau akan kembali, menuju pelabuhan cinta, pelabuhan yang ABADI. ☆☆_Venus Aiden Setiawan_☆☆ ♡°°♡ Aku kira setelah perpisahan itu, kita akan bertemu kembali dan merajut kebahagiaan. Tapi ternyata, kamu lenyap seperti hembusan angin. "Sadar Nad, ini gue Davi bukan Venus," Hingga pada akhirnya, aku pun mulai menyadari semuanya itu, bahwa setiap pertemuan akan selalu berujung pada perpisahan..... #SORAI..... YUK CAP CUS KE PERPUS!!!! ♡♡ HAPPY READING YAH!! ♡
All Rights Reserved
#265
wattpad2024
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • My Precious Husband
  • You Are My Forever Home
  • Transmigrasi Seksi Bumil
  • Because You Are My Love √
  • Faded Maps to You
  • Daisy [COMPLETED]
  • AKSAFA (End)
  • Devilicya [END]

(DILARANG MELAKUKAN COPY DALAM BENTUK APAPUN TANPA IZIN) SELESAI -78 CHAPTER. Kalian tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Mengenang. Yah, proses mengenang adalah hal terburuk yang pernah ada. Karena mengenang selalu menyeret kita untuk berjalan mundur. Perpisahan hanya 'kan meninggalkan kenangan yang membuat kita sulit lupa karenanya. Mengisahkan seberapa berisiknya mereka hanya dengan bertatap muka, seberapa kerasnya tawa, seberapa hebatnya tangis di antara mereka menghadapi betapa kejamnya takdir mempermainkan hidup. Seperti itulah kenangan. Bahkan, waktu pun takkan mampu untuk menghapus jejak yang telah kita gores bersama. Kenangan yang selalu membuat aku rindu. Kenangan yang selalu membuat aku mengatakan aku mengingatmu. Yah, kenangan itu adalah kalian. "Kalian itu alasan gua memahami definisi sayang tanpa rupa, keluarga tanpa darah." -Indri Raysilia Januar. Kritik dan Saran dipersilahkan. Karya : Indah_zrd Cover by : @indrindi13 /InArt

More details
WpActionLinkContent Guidelines