Cerita Setelah Luka (Garis Luka 2)

Cerita Setelah Luka (Garis Luka 2)

  • WpView
    Reads 267,564
  • WpVote
    Votes 19,660
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Bad Boy
Highschool
"Lo apa mungkin suka sama gue?" "Hm?" respons Zeta spontan. Detik setelahnya dia menjadi diam. "Lo nggak suka gue, kan?" kata Agra lagi. "Ha?" Masih dalam situasi terkejut membuat Zeta hanya bisa merespons seperti itu. "Kalo lo suka bilang aja biar gue pertimbangkan." Bersamaan dengan masa putih abu-abu yang selesai. Luka itu juga menghilang. Agra dan Zeta kini disibukkan dengan kehidupan kuliah. Asing, mungkin itu satu kata yang menggambarkan keduanya sekarang. Khairanihasan, 2024
All Rights Reserved
#1
garisluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Peluk Aku, Tuan
  • Valcano
  • EverLasting Love [TAMAT]
  • LANGGA
  • ARJUNA
  • DANADYAKSA
  • Dunia Aray
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Abayyuna: Jaerose
  • PENGUSIK CANTIK
  • Replay Z [TAMAT]
  • Mengulang Waktu
  • FANI : He's Edgar Erzantara
  • Game Over: Losing Control
  • Garis Luka
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • DERMAGA [END]
  • AKSARA

Fazeta Aurelina Wijaya, gadis yang tumbuh di keluarga tanpa cinta, hidupnya penuh luka dan ketakutan yang ia sembunyikan rapat-rapat. Baginya, cinta hanyalah ilusi yang mematahkan, sesuatu yang tak pernah ia percaya. Zeta menyimpan segalanya sendiri-luka, ketakutan, dan rasa hampa yang mendalam. Tidak ada yang tahu, tidak ada yang mengerti, sampai Atharva Kaizar datang dalam hidupnya. Atharva, anak laki-laki yang terlihat nakal, keras di luar, tetapi ternyata memiliki sisi lembut yang mampu melihat retakan dalam hati Zeta. Ia tidak berusaha memperbaiki Zeta, tetapi hadir di sampingnya, menawarkan kehangatan yang tidak pernah Zeta rasakan sebelumnya. Dan perlahan, Zeta menemukan kekuatan di balik senyuman Atharva, keberanian untuk menghadapi rasa takutnya, dan alasan untuk tetap bertahan. Dia mulai percaya, meski dengan hati yang masih dipenuhi luka. Ketika rasa takut akan kehilangan mulai menghantui, Zeta menuangkan segalanya dalam sebuah karya tulis. Sebuah cara untuk mengabadikan Atharva, agar jika suatu hari dia benar-benar pergi, Atharva tidak akan hilang sepenuhnya dari hidupnya. Dalam goresan pena, ia menulis, "Jika kau menemukanku tersesat dan tak tahu akan kemana, tuntun aku. Jika kau menemukanku disaat aku sedang menangis tersedu-sedu, tenangkan aku. Jika kau menemukanku terperangkap di ruang gelap dan tak ada seorang pun di sana, peluk aku, Tuan..." Bagi Zeta, Atharva adalah jawabannya, pelukannya adalah tempat pulang, dan senyumannya adalah cahaya dalam ruang gelapnya. Namun, apakah Atharva akan selalu ada untuk Zeta? Atau takdir punya rencana lain yang lebih sulit mereka terima? "Peluk Aku, Tuan" adalah cerita tentang luka, cinta, dan keberanian untuk percaya kembali, meski hati telah hancur berkali-kali. Di tulisanku, dia itu nyata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines