ANGKASA DAN BULAN

ANGKASA DAN BULAN

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 3, 2024
menceritakan tentag gadis buta yg di pertemukan dengan cowo berandalan. sesosok dua insan yg di pertemukan karna sebuah pertukaran pelajar di sekolah PELITA. ANGKASA FRISNFEL ANTARA_ cowo berandalan pemilik mata elang. angkasa di kenal dengan sikap nya yg arogan, kejam dan anti terhadap perempuan.sikap itu muncul ketika angkasa kehilangan cinta masa kecil nya karna sebuah tragedi di masalalu. angkasa yg memiliki sikap selalu dingin dan cuek terhadap perempuan itu seketika hancur begitu saja setelah kedatangan gadis buta murid pertukaran pelajar di sekolah nya gadis yg memiliki mata hitam pekat dan rambut panjang. gadis yg merubah hidup nya 180° derajat yg merubah sikap dan meruabah hari hari nya lebih berwarna dan merubah jalan yg tadinya tak tentu arah yg di setiap jalan nya terasa gelap kini terang dan bercahaya setelah kedatangan nya BULAN ANATASYA_ gadis buta yg telah berhasil meluluhkn sikap dingin dari seorang ANGKASA FRISTAFEL ANTARA _ Bulan gadis yg kehilangan penglihtan nya ketika berumur 9 tahun karna sebuah tragedi teragedis yg menimpanya di masalalu yg mengakibatkan nya buta gadis yg memiliki impian ingin menjadi seorang pelukis itu pupus setelah dirinya di fonis tidak akan bisa melihat lagi oleh dokter senyum lo itu berharga jadi... tetaplah ersenyum buat gw karna bagi gw senyum lo itu adalah candu dan air mata lo itu adalah berlian yg ta boleh jatuh ANGKASA FRISTAFEL ANTRA_
All Rights Reserved
#225
angkasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Anggi & Anggia
  • PEKA DONG!
  •  Alcha ~ Rajawali
  • ANGKASA
  • BINTANG&BULAN
  • GALAKSI BIMASAKTI
  • A R K A N A

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines