Aku ini siapa ?

Aku ini siapa ?

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Aug 9, 2024
Seketika aku terkejut ketika mendengar ucapan nenek ku yang berkata " Andai kamu tahu zel. Ibumu yang kamu bangga - banggakan itu tidak pernah sama sekali memberikan air asi nya kepadamu!!!. Demi menemani laki - laki lain yang sedang sakit di luar sana. Sedangkan ayahmu mati - matian mencari nafkah di luar sana demi kalian berdua!!! Apakah wanita seperti itu yang menurut mu wanita baik? Kau pikir saja sendiri zel!!! "Seketika aku terkejut ketika mendengar ucapan nenek ku itu. Namun apakah semua yang nenek ku katakan itu benar adanya ? Atau memang sengaja nenek ku berkata seperti itu agar aku membenci ibuku sendiri ? ingin menangis rasa nya ketika aku mendengar ucapan nenek ku yang sudah ku anggap ibu kedua dalam hidupku. Apakah aku ini anak yang tidak di inginkan oleh nya sampai - sampai beliau rela melakukan ini? Tanyaku dalam hati.
All Rights Reserved
#110
goodgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • ALVIN (On Going)
  • YILDIZ [TAMAT]
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Tentang Azriel
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • RadenRatih

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines