Di abad ke-17, kerajaan Ternate berdiri megah di ujung timur dunia, menghadapi tantangan besar dari penjajah Hindia-Belanda. Raja Tidore, penguasa kerajaan ini, menceritakan perjalanan hidupnya dalam catatan yang ditemukan oleh para pembaca. Dalam tulisan ini, Tidore, yang kini menjadi raja setelah ayahnya, Raja Timore, menjelaskan bagaimana kerajaan Ternate, yang berhasil menangkis serangan penjajah, memilih untuk menjalin kerjasama dengan Belanda untuk menghindari pertumpahan darah yang lebih banyak.
Keputusan ayah Tidore, Raja Timore, untuk berkolaborasi dengan Belanda awalnya membawa kemakmuran dan kemajuan ekonomi bagi Ternate. Sumber daya alam yang melimpah dijual dan memberi keuntungan besar kepada rakyat. Namun, di balik kesuksesan tersebut, ada pengkhianatan dari pihak penjajah yang merusak kedamaian dan kesejahteraan yang telah dicapai.
Dengan latar belakang kehidupan makmur dan rakyat yang bahagia di bawah pemerintahan Raja Timore, Tidore menggambarkan konflik dan tantangan yang dihadapinya setelah pengkhianatan Belanda. Catatan ini bukan hanya sebuah kisah tentang kejayaan dan kesulitan, tetapi juga sebuah pelajaran tentang keadilan, pengkhianatan, dan keberanian dalam menghadapi ketidakpastian hidup.
Pelacur, wanita penghibur, murahan, atau apapun yang orang lain sematkan padanya tak membuat gadis itu menyesali keputusannya. Awalnya seperti itu, sampai dimana dirinya bertemu dengan sosoknya yang bagai hutan luas. Memberikan kesan tenang diawal, namun menyesatkan saat terlalu jauh melangkah. Perasaan gelisah menghantui seolah pohon-pohon itu siap menelannya dalam keterpurukan saat tak menemukan jalan pulang. Hanya ada hijau, seperti sorot matanya yang begitu dalam.
Semua itu bermula ketika dirinya menolak lamaran dari pria tua yang telah memiliki tiga Istri. Widari Kemuning memilih mendatangi rumah penghibur para londo. Beberapa minggu bekerja di tempat itu sebagai gadis penghibur, Widari justru dipertemukan oleh salah satu pimpinan pasukan Belanda sekaligus seorang pebisnis di tanah jajahan, yang menawarkan jasa ranjang padanya. Pria berkulit putih kemerahan dengan rambut coklat terang dan mata berwarna hijau itu bernama Lart Van Deventer. Seorang yang telah memintanya untuk menjadi pelacur pribadinya. Pria itu tak ingin jika tubuhnya disentuh oleh banyak orang hingga menularkan penyakit kepadanya.
Berkenankah Widari menerima tawarannya..?
____
____
* Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari oleh penulis
*Semua dalam cerita hanya fiksi semata dan tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli seseorang
____
~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, BERUPA VOTE & KOMEN~
-----
Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk dinikmati dan tidak untuk menyinggung pihak manapun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui.
-----
PERINGATAN..!
CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..!
PLAGIAT HARAP MENJAUH..!
___
NOTE : JIKA TIDAK MENYUKAI WATAK KARAKTER DALAM CERITA INI DIPERSILAHKAN UNTUK BERHENTI MEMBACA ATAU MEMBACA CERITA SAYA YANG LAIN.
____
Publikasi:
15-05-2024
____
pictures: AI