Segalanya Ada Jarak

Segalanya Ada Jarak

  • WpView
    Reads 1,935
  • WpVote
    Votes 1,188
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 9, 2024
Berawal dari pertemuan yang tidak disengaja di sebuah cafe bernama Lucky Cafe yang berhasil mempertemukan seorang laki-laki tampan dengan tinggi 184cm yang sebelumnya tidak pernah menjalin hubungan kekasih karena hanya memikirkan kuliah dan kuliah. Walaupun laki-laki itu bisa dibilang famous di kampusnya karena dikenal sebagai mahasiswa yang berprestasi dan ketampanannya yang membuat semua wanita terpikat olehnya. Setelah sekian lama ia tidak menemui temannya akhirnya saat itu ia memutuskan untuk menemui temannya di sebuah cafe dan berakhir dipertemunyalah dengan perempuan yang asing dimatanya. Perempuan itu terlihat cantik dan berbadan kecil yang masih menggunakan seragam sekolahnya. Namun perempuan itu tidak seambisius itu. Ia selalu menunda pekerjaan rumah dan berakhir menyontek pekerjaan punya temannya. Mereka sangat berbeda bukan? Akankah mereka menjadi saling jatuh cinta? Apa kisah selanjutnya? Mari ikuti terus kisah mereka! *Lanjutan dari cerita Wattpad "Segalanya Ada Jarak" di callistagej"
All Rights Reserved
#220
jarak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhlas Yang Tak Mudah
  • Seratus Meter Dari Hatimu
  • Perfect uncle ✓
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • my little boo
  • Hey Aldi [OPEN PO]
  • My Lovely Maid
  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • HATI YANG MERINDU ( THE LOVING HEART )
  • Sunyi tak terlihat

Seorang gadis cantik nan manis, berkulit sawo matang itu kini tengah duduk berteduh di sebuah cafe dengan menikmati secangkir kopi susu dan suasana hujan yang lebat. Pandangan nya tertuju pada seorang wanita yang tengah bersenda gurau dengan pasangan nya. Ia tersenyum tipis dengan cairan yang keluar dari pelupuk matanya. Air mata yang terus menerus keluar menuruni pipinya. "Kaka sayang kamu, Kaka janji akan selalu jaga kamu dan selalu ada buat kamu". Ucapan itu yang terus menerus selalu terlintas di benak nya. "Kak, kenapa Kaka tinggalin aku? aku belum bisa untuk melakukan segala hal sendiri. aku masih butuh Kaka, aku masih butuh pundak Kaka untuk bersandar". Terlihat ia memejamkan matanya seraya bergumam dengan nada yang sangat lirih. "I miss you ka"

More details
WpActionLinkContent Guidelines