I'll Never Love Again

I'll Never Love Again

  • WpView
    Reads 886
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 3, 2024
WpInfo
Fanfic
NCT
(a) Hyuckren oneshoot story, Pemuda itu tidak takut pada kematian maupun kegelapan, karena tubuh ringkih itu terbiasa dipeluk oleh gelapnya malam yang terasa sunyi dan mencekam. Tubuhnya bagaikan cangkang kosong tanpa jiwa, sementara pemikirannya melalang buana, mencoba mengais ngais ingatan demi ingatan tentang kasihnya, ingatan yang membuatnya semakin tenggelam dalam pusaran putus asa dan kerinduan. Namun pemuda itu tidak menyesal dikarenakan kenyataan lebih terasa seperti mimpi buruk untuknya, dan cahaya kehangatan itu entah mengapa memanggilnya untuk menyerahkan jiwanya. • Telah tamat
All Rights Reserved
#15
dongren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Delapan Bayangan satu janji
  • Precious✓
  • Just For One Day
  • Citrapata
  • DADDY [Hyuckren]
  • LOVE SHOT [ʜʏᴜᴄᴋʀᴇɴ]✔
  • A Precious Wife ✔

.Di sebuah sekolah sihir yang terkenal dengan keunikannya, Haechan dan Renjun masih berusaha keras menyembunyikan perasaan mereka masing-masing. Keduanya sering bertengkar, tapi ada sesuatu yang tak bisa disangkal di antara mereka. Setiap kali mata mereka saling bertemu, ada kilatan yang tidak bisa diabaikan, meski mereka berdua memilih untuk menutupi hal itu dengan sikap tengil Haechan dan kemarahan Renjun. Suatu hari, saat sedang latihan sihir, Haechan secara tidak sengaja membuat sebuah bola api meleset dan hampir mengenai Renjun. Renjun langsung meledak, memarahi Haechan dengan emosi yang tak terbendung. "Kamu gak pernah hati-hati, Haechan! Lihat, hampir saja aku terbakar!" Renjun berteriak, wajahnya memerah karena marah. Haechan, yang biasanya menganggap segala hal sebagai lelucon, kali ini terdiam. Melihat wajah Renjun yang begitu kesal membuatnya merasa aneh. Ada perasaan yang berbeda, perasaan yang tak bisa dijelaskan. Tanpa sadar, Haechan mendekat dan berkata dengan nada yang lebih lembut, "Aku minta maaf, Renjun. Aku gak sengaja." Renjun, yang semula ingin mengomel lebih lama, tiba-tiba terdiam. Dia melihat ekspresi Haechan yang lebih serius, yang jarang sekali muncul. Tanpa sadar, hati Renjun berdebar. Dia pun segera menjauh, berusaha mengontrol perasaannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines