Chasing Happiness (MPREG) [End]

Chasing Happiness (MPREG) [End]

  • WpView
    Lecturas 108,186
  • WpVote
    Votos 6,828
  • WpPart
    Partes 23
WpMetadataReadConcluida dom, jun 1, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Rega Januar, harus mengubur cita-cita dan mengejar kebahagiaan dengan pria asing yang tiba-tiba menjadi suaminya. Mungkin ini karma karena selalu meledek Pasangan Kastara Bimasena dan Sagara Biru. Side Story Sagara Biru Disclaimer: Cerita ini 100% halu. Jadi mohon maaf apabila di bab-bab selanjutnya mengecewakan kalian. Silakan lihat tagar untuk memutuskan apakah akan dilanjutkan membaca atau tidak. Terima kasih teman-teman pembaca yang saya cintai.
Todos los derechos reservados
#358
mxb
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mafia dan Dokter Gemoy
  • Tradimento√
  • Hurt To Love You
  • MY EX HUSBAND (END) (Tahap Revisi)
  • TOGETHER
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Affair love with your husband
  • let me go [end]
  • Dek Ian [season 2] ✓

💕sudah tamat di karyakarsa.💕💕 "Ayah sudah memutuskan." Nada suaranya berat, penuh otoritas. "Apa?" "Kamu akan menikahi putrinya Bram." Dentingan halus terdengar saat gelas wiski itu diletakkan di atas meja. Pria yang dipanggil Sagara Caesar Majendra mengangkat dagunya sedikit, menatap lawan bicaranya dengan ekspresi tak terbaca. "Pernikahan bisnis?" Suaranya terdengar datar, nyaris tidak menunjukkan emosi. "Lebih dari itu." Hening. Pria tua itu Majendra mengamati putranya dengan tatapan penuh perhitungan. "Ini bukan hanya tentang bisnis. Ini tentang mempertahankan keseimbangan. Kamu tahu bagaimana dunia ini bekerja, bukan?" Sagara menahan desahan napasnya. Tentu saja dia tahu. Dunia ini tak pernah menawarkan kebebasan bagi orang sepertinya. Pernikahan bukan tentang cinta, melainkan tentang kekuatan, strategi, dan kepentingan. "Aku enggak butuh istri Yah," katanya akhirnya. Majendra menyeringai tipis. "Bukan soal kamu butuh atau tidak. Ini tentang kelangsungan Amores Corp. Tanpa aliansi yang kuat, kamu hanya akan jadi incaran yang lebih mudah." Sagara menyandarkan punggungnya, tangannya terlipat di depan dada. Ia tahu tak ada gunanya berdebat. "Apa perempuan itu tahu soal ini?" tanyanya, masih dengan nada dingin. Majendra tertawa kecil. "Belum. Bram bilang putrinya itu tak tertarik dengan dunia kita. Dia sibuk dengan pekerjaannya sebagai dokter." Sagara mengangkat alis tipis. "Dokter?" Majendra mengangguk. "Ya. Dan tidak ada yang tahu siapa ayahnya sebenarnya. Bramantyo menyembunyikannya dari dunia luar." Sagara menatap kosong ke arah meja. Menikahi seseorang yang bahkan tidak tahu identitas aslinya? Terdengar seperti lelucon. "Apa dia setuju?" Majendra tersenyum samar. "Dia tak punya pilihan. Sama seperti kamu." Dada Sagara terasa sesak. Sekali lagi, hidupnya bukan miliknya sendiri. Di tempat lain, seorang wanita tengah sibuk dengan pekerjaannya di rumah sakit, tanpa menyadari bahwa hidupnya akan berubah selamanya. (Start 11022025)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido