?
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 4, 2024
Gua darel. Gua hidup, sesuai dengan alur yang udah tercatat buat gua. Tapi, gua gak pernah ngerti apa genre hidup gua, apa tujuan gua hidup, dan buat apa orang -orang datang lalu pergi di kehidupan gua. Tak jarang gua merasa capek, rasanya gua mau nyerah, tapi gua udah janji dalam diri gua, '' apapun yang terjadi, apapun rintangan dan hambatan gua dalam proses gua, gua gak boleh mati sebelum gua dapat bahagia gua''. Ya, semoga aja apa yang gua semogakan beneran tersemogakan. Gua merasa, gak ada yang ngedukung gua. Gua ngerasa semua orang mau liat gua jatuh. Segala bentuk rintangan dan ujian udah gua lewati. Tapi ternyata, ada seseorang yang selalu jadi support system gua. Selalu pasti dia tanyain keadaan gua, dia selalu ikut bersedih kala gua nggak baik-baik aja. Meski begitu, dia juga punya rintangan yang lumayan berat di hidup dia. Tapi kata dia, ''ayo terus saling bertukar luka untuk menciptakan sedikit tawa''. Tapi gua gak mau sedikit tawa, gua juga mau banyak tawa seperti orang lain. Semoga itu tercapai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SPOILEDBOY
  • Dear Boss's Daughter
  • ALFIAN BAGASKARA
  • Because I'm Stupid (End)
  • "Gue Ganteng!!" (COMPLITED)
  • DEDEL(Zeedel)                                         (Slow Update)
  • TOILOVE : TAEHYUNG (COMPLETE!)
  • BRINCA
  • The Nerd (COMPLETED)
  • Kehidupan Dalam Paragraf (Part 1)

👋👋👋👋👋 ⚠️ Cerita ini mengandung alur yang tidak jelas dan banyak kata kata kasar yang berserakan seperti sampah ⚠️ Alur cerita hanya sekedar haluan author yang sangat tidak jelas ✍️ 👌👌👌✌️🤞✌️🤞👌👌 Tanya ean " lu pulang sama siapa " Jawab aletta " kepo banget si Lo " Ucap ean " pulang sendirian ya, motor lu mana " Jawab aletta kepo banget si Lo " Pulang bareng gua " " gak akan " " Di bandingkan jalan kaki lu, labuh baik ikut bareng gua " " Lu pikir gua se miskin itu sampai sampai pulang jalan kaki " " Cepet naik " " Gak " " Cepet " " Gak " " Cepet " " Gak usah maksa " " Naik gak " " Dasar cowok aneh, udah aneh pemaksa lagi " " Terserah gua " " Cepat naik " " Gak usah maksa kalau gak mau ya gak mau " " Kalau gua maunya maksa gimana, udah gak usah banyak ngomong ceper naik, di kasih tumpangan gratis juga, di sini banyak Lo yang mau di anterin pulang sama gua " " Yaudah sana sama orang yang mau pulang sama Lo aja, gua gak mau pulang sama lo " " Gua maunya Lo " " Tapi guanya gak mau " " Cepet naik susah banget sih nih cewe " " Cepet naik pulang bareng gua atau mau gua tabrak Lo dari belakang " " Dasar cowo kasar, udah kasar jelek lagi " " Terserah Lo mau Lo anggap gua jelek atau pun apa terserah " Intinya gua mau pulang bareng Lo Nih orang keknya gila deh, aneh banget jirr. Iya gua gila karena Lo. Dih anjirr dia denger lagi Dih kagak jelas lu Ya kan yang jelas cuma cinta gua ke Lo Nih cowo makin aneh aja. Udah jangan banyak bacot cepet naik, udah telat nih, gua harus kumpul sama teman teman gua. Aletta pun males kalau perdebatan yang tidak jelas ini makin panjang dan akhirnya Aletta memutuskan untuk..... Akhirnya aletta pun naik juga tuh ke motor.

More details
WpActionLinkContent Guidelines