Kamu Indah

Kamu Indah

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 15, 2024
"Lo itu nggak pantas di cintai" "Harusnya lo sadar diri ndah kalo lo itu buat kita semua jijik" "Gue nyesel pernah peduli sama lo sekarang lo jadi besar kepala" Indah tidak pernah menyesal karena kondisinya tidak se sempurna dulu dia hanya sedih karena orang-orang tidak ingin menerima dia apa adanya. Bahkan seseorang yang menjadi alasan terbesar dia menjadi seperti sekarang justru melupakannya dan ikut membully fisiknya. WARNING!!!! Cerita ini murni hasil halu Author! Mohon maaf jika terdapat kesamaan nama tokoh Selamat membaca ya seng seng ku. Jangan lupa tinggalin jejak dengan klik vote dan komen. Terima kasih sudah berkenan baca dan semoga betah Luv
All Rights Reserved
#703
taruhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • My Choice Is My Life ( Complete )
  • Amor Almira
  • MISSHELLA ✔
  • FRIENDzone (Completed)
  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • TAK BERSAMBUT
  • En(l)d. (on going)
  • You Are Different In My Eyes

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines