Dia datang dengan senyumnya, dan menarikku kedalam hari-hari yang konyol sekaligus penuh warna di sekolah. Akan tetapi, tak lama kemudian kusadar ada bayangan gelap dalam dirinya, sosok dirinya yang lain, Kim Kai.
Mereka berdua memang sahabat, tapi tidak ada yang tahu bagaimana perasaan mereka sebenarnya satu sama lain. Mereka tidak pernah berpikir bahwa keduanya merasakan satu hal yang sama, sampai salah satu dari mereka mulai mengucapkan semua perasaannya selama ini.