Story cover for HUJAN by dindasdww
HUJAN
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Aug 05, 2024
" mama mau kemana? Ma Tama mau ikut. "

Wanita yang tama sebut mama itu tak mengubris perkataan sang buah hatinya. Ia lantas mempercepat langkah nya sembari menggendong bayi didalam pelukannya menuju halte bis meninggalkan anak sulung nya.
All Rights Reserved
Sign up to add HUJAN to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
NAKALA DAN TAWANYA cover
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover
Reborn In a Hug cover
Anyelir Tak Pernah Layu [LENGKAP] cover
Kocak!!GUE Transmigrasi!! cover
acalapati  cover
ZIEL cover
Albel cover
THE ORDEAL cover

NAKALA DAN TAWANYA

20 parts Complete

Apakah kau tahu bagaimana hujan turun tanpa adanya mendung? Itulah Nakala Samudra Alastair-mata menangis, bibir tertawa. "Aku ingin jadi lilin yang rela dibakar demi menerangi kehidupan orang lain." - Nakala Samudra Alastair. "Dan Lesha akan jadi apinya, biar bisa sama Kak Kala terus." - Aretha Kalesha Alastair. Si sulung rapuh yang dipaksa tangguh oleh keadaan. Si hiperaktif dengan tawa riangnya. Si anak broken home, yang kehilangan arah dalam kehidupannya... Ibunya dan ayahnya? Ah, lupakan. Namun, tanpa kalian tahu, di balik tawanya tersimpan beribu duka yang ia sembunyikan dari semua insan. "Aku memang tidak sempurna, tapi setidaknya tawaku berhasil menipu banyak orang." Katanya, "Biar aku saja yang merasakan laranya, kalian cukup nikmati kekonyolanku saja." Menurutnya, kehidupannya sama sekali tidak menarik-semuanya membosankan. "Gunakan tawamu untuk mengubah kehidupan, tetapi jangan biarkan kehidupan mengubah tawamu." Bisakah kau membayangkan hidup tanpa seorang ibu di sisimu? Ya, itulah kehidupan Nakala. Ibunya ada, tetapi entah di mana... Mau tahu kelanjutan kehidupan Nakala? Yuk, baca, gaess! 🥱