Istri Simpanan Ketua BEM!

Istri Simpanan Ketua BEM!

  • WpView
    Reads 10,672
  • WpVote
    Votes 312
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 7, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Memohon agar pernikahan ini dibatalkan? Hah! Jangan mimpi Priska! . Saat ini kedua orang tua Priska dan juga Dewa sedang tegang melihat kedua anak mereka. "Jelaskan sama papa! kenapa kalian berdua di kamar seperti ini?" "Mama tidak pernah menyangkan kalian berani melakukannya terang-terangan begini! Bahkan saat di rumah juga sedang ada kami!" Suasana rumah tegang, Priska pun menunduk dan bingung bagaimana menjelaskan kesalahpahaman ini. Namun, sebaliknya! Makhluk bertitel Dewa itu malah dengan enteng menjawab: "Jadi ... kalau enggak ada mama sama papa, boleh, ya?" . . . . "DEWA !!!!" . . . Original Story by: Aster_Virgo
All Rights Reserved
#512
nikahkontrak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 9096 (Complete)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Suddenly Marriage
  • Crazy Marriage
  • 𝗗𝗜𝗔 𝗜𝗞𝗬
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Don't call it love!
  • The Man
  • Two Wedding

(DALAM PROSES PENERBITAN) (BEBERAPA PART DIHAPUS) - "Aku hamil, Pa.." Kata Seruni. Shit. Aku hampir meloncat dari sofa karena saking kagetnya. Papa seketika melotot. "Runi, kamu jangan bercanda, ya!" Adikku menghela nafasnya. "Kita semua kumpul kayak gini, bukan untuk dengerin aku bercanda, Pa.. aku benar hamil; anakku dan mas Sena.." Mama langsung megangin dadanya yang sepertinya tiba-tiba sesak. "Sen?" Aku menatap Sena yang ada di sebelah Seruni. "Bener?!!" Nawasena tampak bergeming. Kemudian, dia menghela nafas panjang. "Bener, Ra.." Aku langsung mengambil sapu rumah, hendak menghajar Nawasena yang kemudian langsung bangkit dan berlari keluar rumah. Disusul Seruni yang nggak tahu lagi harus berbuat apa selain melindungi Ayah dari calon bayinya. Semenjak saat itu, rasanya waktu berlalu sangat cepat. Semuanya sibuk mempersiapkan pernikahan Seruni dan Nawasena, sampai suatu hari, aku harus duduk berdua dengan Papa dan Mama membicarakan suatu hal. Kami bertiga terdiam cukup lama, sampai akhirnya Mama membuka suara. "Arawinda.. kamu juga harus segera menikah," Semenjak saat itu juga, hari-hariku nggak lagi sama. - 9096 adalah karya saya yang ketiga. Menaruh harapan pada genre komedi romantis, semoga karya saya satu ini bisa menghibur semuanya. Mungkin bukan senyum geli, atau bahkan gelak tawa. Yang saya harapkan, cerita ini tetap bisa menjadi pesan yang memberikan arti. Sekecil apapun itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines